Anies Baswedan Ubah RSUD Jadi Rumah Sehat, Komisi E DPRD DKI Bakal Panggil Dinas Kesehatan
Komisi E DPRD DKI Jakarta bakal memanggil Dinkes DKI Jakarta terkait penjenamaan RSUD menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG PRAPATAN - Komisi E DPRD DKI Jakarta bakal memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta terkait penjenamaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta.
Hal ini diungkapkan anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Demokrat Ali Muhammad Johan saat ditemui di Kantor Sekretariat DPD Partai Demokrat DKI, Jakarta Selatan.
"Pertama kita sudah mengkaji juga ya, melihat, belum mengkaji secara detail tapi melihat ada keputusan Pak Gubernur untuk merubah paradigma. Kalau yang bisa kami simpulkan sementara ya, karena juga dari Komisi E berencana untuk melakukan rapat kerja nanti dengan Dinkes untuk menanyakan lebih lanjut terkait ini," jelasnya di lokasi, Senin (8/8/2022).
Dalam rapat kerja tersebut, Komisi E bakal meminta penjelasan detail menyoal penjenamaan yang menimbulkan polemik ini.
Sehingga pertanyaan publik selama ini bisa terjawab dan menghasilkan titik terang.
Baca juga: Anies Dibully Gegara Ganti RSUD Jadi Rumah Sehat, Dinkes Pasang Badan: Momentum Tingkatkan Pelayanan
"Tapi untuk ke depannya hal ini akan menjadi diskusi yang lebih lanjut dengan Dinas Kesehatan, antara Komisi E dengan Dinkes untuk juga Dinkes bisa menjawab hal-hal yang memang dipertanyakan oleh masyarakat. Apakah ini perubahan nomenklatur, apakah ini memang yang tadi saya kemukakan sekedar perubahan paradigma dan lain-lain," lanjutnya.
Sayangnya, gelaran rapat kerja ini masih bel dijadwalkan lantaran menunggu kesiapan dari seluruh pihak yang terlibat.
"Ini belum direncanakan kapan. Kemarin teman-teman sudah ada rencana itu, tapi mungkin tepatnya belum tahu. Tergantung pimpinan juga, pimpinan komisi dan juga kesiapan dari rekan-rekan Dinkes sendiri," pungkasnya.
Diwartakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan penjenamaan istilah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta.
Penjemanaan atau umum dikenal dengan istilah branding pada RSUD ini sudah dirancang sejak lama.
Di mana, ide gagasan ini sudah mulai dibahas pada tahun 2019 lalu. Namun harus terhenti lantaran adanya pandemi Covid-19.
"2020 mulai awal, mulai kita siapkan langkah-langkahnya lalu muncul pandemi sehingga ini terhenti, baru kemudian diaktifkan lagi setelah kita bisa suasananya lebih memungkinkan," katanya di RSUD Cengkareng, Rabu (3/8/2022).
Adapun alasan penjenamaan ini turut dibeberkan oleh eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
Selama ini rumah sakit selalu berorientasi pada kuratif dan rehabilitatif. Sehingga mereka yang sakit bakal datang ke rumah sakit dengan harapan dapat sembuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ali-rs-sehat.jpg)