Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

'Saya Mengampuni Dia' Ucap Ayah Brigadir J Seusai Baca Surat Bharada E, Lalu Beri Pesan Soal Hukuman

Ayah Brigadir J Samuel Hutabarat mengaku sudah menerima surat yang ditulis oleh Bharada E. Ia mengaku sudah memaafkan dan mengampuni Bharada E, tapi..

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
YouTube Kompas TV
Ayah Brigadir J Samuel Hutabarat mengaku sudah menerima surat yang ditulis oleh Bharada E. Samuel mengaku sudah memaafkan Bharada E. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ayah Brigadir J Samuel Hutabarat mengaku sudah menerima surat yang ditulis oleh Bharada E.

Samuel menjelaskan surat tersebut dikirim pengacaranya melalui aplikasi WhastApp.

Sekedar informasi, Bharada E menulis surat yang berisi permintaan maafnya kepada keluarga Brigadir J.

TONTON JUGA

"Dikirim lawyer kita surat permintaan maaf melalui WA," ucap Samuel Hutabarat, dikutip TribunJakarta dari Kompas TV Live, pada Selasa (9/8/2022).

Dengan berbesar hati, Samuel mengaku sudah mengampuni pria yang sudah membunuh putranya.

Samuel lalu mengkutip salah satu ayat yang ada di Alkitab.

"Kita respon saja, dalam agama nasrani diajarkan, tertulis dalam Alkitab, Lucas saya lupa pasal berapa, 'bapak ampunilah mereka, mereka tidak mengetahui apa yang diperbuatnnya'," kata Samuel.

"Itu pedoman saya, saya mengampuni dia," tegasnya.

Baca juga: Tak Sejalan dengan Pesan Jokowi, Deolipa Ngaku Diteror Diminta Mundur Jadi Kuasa Hukum Bharada E

Meski sudah mengampuni dan memaafkan, Samuel tetap meminta Bharada E diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

"Tapi kita ini kan di negara hukum," kata Samuel.

"Sesuai berjalan sesuai dengan hukum yang berlaku, sudah saya maafkan,"

"Saya sendiri memaafkan," imbuhnya.

Isi Surat Bharada E

Terkuak! Bharada E ternyata menulis surat mendalam untuk keluarga mendiang Brigadir J.

Isi surat tersebut kemudian dibacakan oleh pengacara Bharada E yang baru, Deolipa Yumara.

Tak cuma menulis surat, Deolipa juga menyebut Bharada E menitipkan pesannya untuk keluarga Brigadir J.

TONTON JUGA

Ia meminta maaf sebesar-besarnya kepada keluarga Brigadir J, terkait peristiwa berdarah di rumah dinas Ferdy Sambo, pada Juli lalu.

"Beliau minta maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga Brigadir J," ucap Deolipa saat menjadi narasumber di Metro TV, pada Minggu (7/8/2022).

Dengan nada tegas, Deolipa kemudian membacakan surat Bharada E.

Di awal suratnya, Bharada E mengucapkan belangsukawa atas kepergian Brigadir J kepada ayah, ibu, dan adiknya, Reza Hutabarat.

Baca juga: Pengacara Sebut Bharada E Dapat Perintah untuk Tembak Brigadir J, Ferdy Sambo Terlibat?

"Saya Bharada E mengucapkan turut berbela sungkawa atas kejadian ini," kata Deolipa sambil memegang surat yang ditulis Bharada E.

"Buat Bapak, Ibu, dan Reza,"

"Sekali lagi saya turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya," imbuhnya.

Bharada E berharap Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan kepada ibu, ayah, dan adik Brigadir J.

Bharada E kembali menyebut-nyebut nama Reza.

Sekedar informasi, Brigadir J memang sangat dekat dengan Reza sesama hidupnya.

Baca juga: Bharada E Diperintah untuk Bunuh Brigadir J? Sang Pengacara Sudah Pegang Sosok yang Memerintah

"Tuhan Yesus selalu mengungatkan Bapak, Ibu, Bang Reza," kata Deolipa.

"7 Agustus 2022, pukul 01:24 WIB pagi," imbuhnya.

Deolipa kemudian menyebut surat tersebut mungkin akan ia kirimkan kepada keluarga Brigadir J.

"Surat ini bisa kita kirimkan kepada keluarga," imbuhnya.

Tak cuma kepada keluarga Brigadir J, Bharada E rupanya juga meminta maaf kepada keluarganya di Manado.

"Iya tentunya beliau juga meminta maaf ke keluarganya," kata Deolipa.

"Ini memang bukan kehendak beliau, dia enggak ada motif apa-apa dalam kejadian ini," imbuhnya.

SIMAK VIDEONYA:

Bharada E Tumbal?

Jadi tersangka kasus penembakan Brigadir J, Bharada E disebut-sebut hanya menjadi tumbal semata.

Diketahui,  Mabes Polri resmi menetapkan Bharada E sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Namun Bharada E disebut hanya menjadi tumbal atas kasus kematian Brigadir J.

Pengacara keluarga Brigadir J yakni Kamaruddin Simanjuntak kembali memberikan keterangan terkait status dari Bharada E. 

Dikutip dari YouTube Beda Enggak, Kamaruddin mengatakan jika Bharada E juga seorang korban dalam kasus ini. 

Baca juga: Ferdy Sambo Sudah Dicopot, Keluarga Sebut Masih Ada 13 Barang Brigadir J Raib, Sengaja Dihilangkan?

"Jadi dalam kasus ini Bharada E seakan ditumbalkan dan kami punya buktinya," kata dia. 

Tak sampai disitu, Kamaruddin bahkan mengaku jika dirinya mendapatkan informasi bila penetapan tersangka pada Bharada E ada kaitannya dengan kompensasi materi.

"Setelah ini saya minta agar rekening dari Bharada E maupun keluarga diperiksa," ucapnya. 

"Polisi muda ini dipaksa menanggung beban yang terlalu berat," tutur Kamaruddin. 

Kamaruddin juga mempertanyakan isu mengenai Bharada E yang katanya adalah seorang pelatih menembak. 

Baca juga: Dicopot Kapolri dan Kini Ditahan, Ini Jejak AKBP Ridwan Soplanit saat Olah TKP di Kasus Brigadir J

Ia menegaskan polisi saat ini sudah tidak berpikir dengan jernih.

Karena sangat tidak mungkin seorang dengan pangkat Bharada Dua (Bharada E) jadi pelatih sniper. 

"Mereka pikir kami bodoh. Bharada E itu tembaknya saja tak lurus," ujarnya.

Sebagai kuasa hukum dari keluarga Brigadir J, Kamaruddin pun meminta agar Tim Khusus Polri segera mengusut dugaan transfer ke rekening Bharada E dan keluarganya.

"Jangan sampai dia dibayar disetor kepada keluarganya, lalu disuruh untuk bertanggungjawab. Itu harus diungkap," tegas dia. 

Kolase Foto kediaman Bharada E di Manado dan Bharada E.
Kolase Foto kediaman Bharada E di Manado dan Bharada E. (Kolase Foto Tribun Jakarta)
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved