DPRD DKI Minta Pemprov Tinjau Ulang Lokasi ITF Sunter Gara-gara Dekat JIS

Komisi C DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI meninjau ulang lokasi pembangunan ITF Sunter karena berdekatan dengan JIS.

Kolase Foto Tribun Jakarta
Kolase Foto JIS dan masterplan ITF Sunter. Komisi C DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI meninjau ulang lokasi pembangunan ITF Sunter karena berdekatan dengan JIS. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Komisi C DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI meninjau ulang lokasi pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara.

Pasalnya, lokasinya sangat berdekatan dengan permukiman warga dan Jakarta International Stadium (JIS).

Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta Yusuf mengatakan, kondisi ini dikhawatirkan jadi pemicu kemacetan di kawasan tersebut.

"Traffic lalu lintasnya pada saat JIS ada event apakah mengganggu transportasi atau tidak pada saat pembuangan sampah itu ke ITF," ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (13/8/2022).

Politikus PKB ini tak ingin, pembangunan ITF ke depannya justru menimbulkan masalah baru.

Baca juga: ITF Sunter Mangkrak hingga Biaya Bengkak Jadi Rp 5,2 T, Pemprov DKI Masih Cari Investor Baru

Apalagi, proyek ITF yang digadang-gadang sebagai solusi dalam mengatasi masalah sampah di ibu kota ini sempat mangkrak akibat ditinggal investor.

Oleh karena itu, ia berharap, pembangunan ITF ini bisa mengatasi persoalan sampah.

ITF Sunter juga diharapkan bisa efektif dalam mengolah residu yang dihasilkan agar bermanfaat.

Pasukan oranye sedang membersihkan Jakarta International Stadium, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (8/7/2022), jelang salat Iduladha Pemprov DKI Jakarta yang akan dilakukan Minggu (10/7/2022) nanti.
Pasukan oranye sedang membersihkan Jakarta International Stadium, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (8/7/2022), jelang salat Iduladha Pemprov DKI Jakarta yang akan dilakukan Minggu (10/7/2022) nanti. (Gerald Leonardo Agustino/TribunJakarta.com)

“Kalau bisa pada saat di ITF tersebut residunya itu nanti bisa dibuatkan bata atau paving block yang bisa dipergunakan untuk membangun DKI Jakarta,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved