Pagar Tribun JIS Roboh
Usung Anies Baswedan Tapi Malah Usul Bentuk Pansus JIS, Syarif Gerindra: Kritis Kan Boleh
Politikus Gerindra mengusulkan pembentukan Pansus JIS usai insiden pagar roboh. Padahal Gerindra yang mengusung Anies Baswedan di Pilkada DKI.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Usulan sejumlah politikus Partai Gerindra untuk membentuk panitia khusus (Pansus) Jakarta International Stadium (JIS) setelah insiden robohnya pagar pembatas penonton di tribun utara menimbulkan tanda tanya besar.
Adalun usulan tersebut disampaikan oleh Ichwanul Muslimin, Wahyu Dewanto, dan Adi Kurnia Setiada dalam rapat komisi B yang digelar beberapa waktu lalu.
Dalam rapat tersebut, bahkan Ichwanul mengaku malu dengan insiden yang terjadi saat grand launching JIS tersebut.
Pernyataan legislator Gerindra ini pun sempat membuat geger lantaran partai berlambang burung garuda itu merupakan salah satu parpol pendukung Gubernur Anies Baswedan saat Pilkada DKI 2017 silam.
Gerindra pun selama ini selalu getol memberikan dukungan dalam setiap kebijakan yang diambil Gubernur Anies Baswedan.
Baca juga: Anies Baswedan Disebut Belum Bayar Biaya Dasawisma, PSI: Undang ke JIS Bisa, Bayar Enggak Bisa
Anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerindra Syarif pun memberi klarifikasi.
Ia menyebut, ketiga rekannya itu hanya menjalankan fungsi legislatif sebagai lembaga yang mengawasi kinerja Pemprov DKI.
"Kalau bersikap kritis kan boleh, boleh untuk kebaikan masyarakat, untuk kepentingan masyarakat. Siapapun gubernurnya yang diusung kan boleh kritis," ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (12/8/2022).
Baca juga: PKS Pasang Badan Bela Jakpro Soal Robohnya Pagar JIS, Tanggung Jawab Pemborong: Masih Ada Garansi
Walau demikian, ia menyebut Fraksi Gerindra belum mengambil sikap terkait wacana pembentukan Pansus JIS ini.
Sebelum mementukan sikap, Fraksi Gerindra akan lebih dulu membahasnya dalam rapat internal.
"Kami bersikap menunggu, wait and see saja karena dalam memutuskan soal pansus itu ada rapat sendiri. Kalau sekarang dibicarakan aja belum," ujarnya.

Oleh karena itu, ia menyebut usulan pembentukan Pansus JIS itu merupakan usulan pribadi.
Wakil Ketua DPD Gerindra DKI ini pun mengapresiasi sikap kritis yang ditunjukan ketiga rekannya itu.
"Itu kan pendapat anggota, belum menjadi keputusan kelembagaan, belum menjadi pendapat resmi," kata Syarif.