Breaking News:

17 Agustus 2022

HUT ke-77 RI, Pemkot Bekasi Gelar Pertunjukan Wayang Kulit Semalam Suntuk

Pemkot Bekasi gelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk dalam rangkaian HUT ke-77 Republik Indonesia, Minggu (21/8/2022).

ISTIMEWA
Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat membuka pertunjukan wayang semalam suntuk di Plaza Pemkot Bekasi, Sabtu (20/8/2022) hingga Minggu (21/8/2022) dini hari. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota Bekasi menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk dalam rangkaian HUT ke-77 Republik Indonesia, Minggu (21/8/2022).

Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto hadir menyaksikan langsung pertunjukan wayang, lakon Wahyu Cakraningrat yang dibawakan Dalang Ki Wahyudarma S.

Acara dibuka sejak Sabtu (20/8/2022) sekira pukul 20.00 WIB, di halaman Plaza Kantor Pemkot Bekasi Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

Tri mengatakan, pertunjukan wayang merupakan tradisi masyarakat di Indonesia khususnya di pulau Jawa.

“Menghargai budaya leluhur kita, ini merupakan warisan kekayaan bagi anak cucu kedepan, bangga akan budaya yang ada di negeri kita tercinta,” kata Tri.

Baca juga: Gedung Pertunjukan Wayang Orang Bharata Direnovasi, TIM Bakal Jadi Alternatif Para Seniman

Selain itu, tiap lakon dari pertunjukan wayang memiliki pesan mendalam bagi kehidupan masyarakat.

"Setiap lakon adalah cara mengirimkan pesan dari wayang. Lakonnya kali ini membawa pesan luhur bagi kehidupan kita," ungkapnya.

Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat membuka pertunjukan wayang semalam suntuk di Plaza Pemkot Bekasi, Sabtu (20/8/2022) hingga Minggu (21/8/2022) dini hari.
Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat membuka pertunjukan wayang semalam suntuk di Plaza Pemkot Bekasi, Sabtu (20/8/2022) hingga Minggu (21/8/2022) dini hari. (ISTIMEWA)

Di Kota Bekasi lanjut dia, banyak warga pecinta wayang yang tergabung dalam komunitas.

Mereka tidak hanya gemar menonton pertunjukan, tetapi memperlajari dan melestarikan budaya milik bangsa Indonesia tersebut.

Baca juga: Gedung Wayang Orang Bharata Bakal Direnovasi, Anies Rogoh Kocek APBD Rp7 Miliar

"Bekasi merupakan kota yang heterogen, banyak warga yang menonton pagelaran wayang yang juga berasal dari suku lain, membuktikan ada ikatan persatuan di dalam kebhinekaan," jelas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved