Persija Jakarta

Persija Dikelilingi 3 Klub Tak Punya Basis Suporter, Bung Ferry Ingatkan The Jakmania Soal Cinta

Di Liga 1 2022-2023 ini, Persija Jakarta dikelilingi tiga tim 'instan' yang notabene tak memiliki basis suporter.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Instagram Bung Ferry
Persija Jakarta dikelilingi 3 Klub tak punya basis suporter di Jakarta, Bung Ferry ingatkan The Jakmania soal cinta. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Di Liga 1 2022-2023 ini, Persija Jakarta dikelilingi tiga tim 'instan' yang notabene tak memiliki basis suporter.

Namun ketiga tim itu berbasis di Jakarta dan sekitarnya.

Ketiga tim itu ialah Bhayangkara United, RANS Nusantara dan Dewa United.

Pentolan The Jakmania, Bung Ferry Indrasjarief menilai hal ini seperti yang terjadi pada yahun 2000-an, dimana ada sejumlah klub di wilayah Jabodetabek.

Kala itu, selain Persija Jakarta, ada pula Persitara Jakarta Utara, Persita dan Persikota Tangerang, Persipasi Bekasi dan Persikabo Bogor.

Baca juga: Pecah Telur di Persija, Yusuf Helal Tak Bisa Sembunyikan Kebahagiaan, Akhirnya Bisa Pamer di Medsos

Bedanya, kala itu tim-tim lokal tersebut memiliki basis suporter yang juga kuat sehingga rawan terjadi gesekan.

Dituliskan Bung Ferry dalam postingan Instagramnya, bila pada tahun 2000-an adanya sejumlah klub di Jabodetabek rawan terjadi gesekan antar suporter, maka persoalan berbeda terjadi dengan tiga tim instan saat ini yang tak punya basis suporter seperti Bhayangkara United, RANS Nusantara dan Dewa United.

Kata Bung Ferry, ketiga klub itu bisa saja melakukan berbagai cara dan upaya untuk bisa mendapatkan dukungan dari suporter layaknya klub yang mempunyai sejarah panjang.

Postingan terbaru pentolan The Jakmania, Bung Ferry Indrasjarief di Instagramnya.
Postingan terbaru pentolan The Jakmania, Bung Ferry Indrasjarief di Instagramnya. (Instagram Bung Ferry)

"Salah satu kemungkinan adalah dengan merekrut pentolan suporter yang sudah basis kuat di sekitarnya," kata Bung Ferry dilansir TribunJakarta.com dari Instagramnya, Senin (22/8/2022).

Disampaikan Bung Ferry, secara aturan sejatinya tidak ada pelanggaran yang terjadi ketika seorang anggota The Jakmania dikontrak profesional dengan klub lain, apalagi statusnya bukan sebagai suporter.

"Justru kita harusnya bangga, karena itu sebuah pengakuan bahwa organisasi Jakmania berkembang dengan baik dan menghasilkan figur-figur terbaik di dunia sepak bola kita," papar Bung Ferry.

Bagi kalangan The Jakmania menganggap tulisan Bung Ferry itu menyindir mantan ketua umum The Jakmania yang kini disebut kini menjadi bagian dari klub lain.

Tapi Bung Ferry memang tak menyebut nama dalam tulisannya itu.

"Jadi bagi saya, daripada kita sibuk urut rejeki orang lain, lebih baik fokus pada keluarga kita sendiri.

Baca juga: Kode Marko Simic Masih Kepikiran Eks Klub, Aksi Sang Bomber Maut Saat Persija Gilas RANS Nusantara

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved