Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Percaya Diri di Sidang Kode Etik, Ferdy Sambo Punya Sisi Lain Tak Biasa, Punya Trauma Masa Lalu?

Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dinilai sosok cerdas, determinan, tempramen. Tapi ada sisi lain coba dipendamnya. Terkait trauma masa lalu?

Kolase Foto Tribun Jakarta
Kiri-kanan: Grafolog Tessa Sugito, tulisan tangan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo. Menurut analisisnya, Ferdy Sambo dinilai sosok cerdas, determinan, temperamen. Tapi ada sisi lain yang coba dipendamnya, yaitu terkait trauma masa lalu. 

"Biasanya huruf d-nya itu memang besar-besar tangkainya jadi seperti balon ya, jadi look-nya semakin besar, dan ciri ini biasanya penulisnya mudah tersinggung," kata Tessa Sugito.

Ada juga tekanan atau penebalan di tulisan huruf yang ada tangkainya, bisa di huruf T atau bisa di huruf P. Ini kalau dilihat ya, bentuk huruf itu seperti pentungan.

"Dalam grafologi indikasi seperti ini bisa mengarah bahwa penulisnya memang memiliki kecenderungan untuk melakukan kekerasan fisik, atau kekejaman juga bisa dihasilkan seperti itu," katanya.

Karakter determinan dan percaya diri bisa terlihat saat Ferdy Sambo membriefing Kuat Maruf, Bripka RR dan Bharada E untuk menghabisi Brigadir J di ruma pribadinya di Jalan Saguling III, Kompleks Pertambangan, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Sensitifitas Ferdy Sambo muncul setelah mendapat informasi dari Putri Candrawathi pulang dari Magelang. Seketika emosinya meledak dan agresif merencanakan pembunuhan Brigadir J.

Artikel ini disarikan dari berita TribunJakarta.com dan Warta Kota dengan judul: Reaksi Ferdy Sambo Lihat Saksi Menangis Dicecar Para Jenderal Komisi Etik, Terancam 7 Tahun Penjara?; dan Grafolog: Tanda Tangan Ferdy Sambo Berbentuk Kelamin Pria, Miliki Fantasi Seksual Diluar Norma Umum

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved