Pilpres 2024
Waketum Partai Garuda: Jangan Teror Hak Partai Politik Lain
Waketum Garuda Teddy Gusnaidi meminta parpol tak menteror partai lain soal capres. Ia menyinggung soal ucapan politisi Demokrat.
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi mengungkapkan partai politik peserta pemilu memiliki hak mengusulkan calon presiden.
Ia pun mempersilakan partai politik itu memperjuangkan seseorang sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.
"Bukan malah merengek dan menteror hak partai politik peserta Pemilu lainnya untuk mengusulkan capres sesuai dengan keinginan Partai Politik tersebut," kata Teddy dalam keterangan tertulis, Rabu (31/8/2022).
Ia pun mengungkit pernyataan politikus Partai Demokrat yang menuding ada pihak tertentu yang ingin menjegal seseorang menjadi capres.
Jubir Partai Garuda itu pun mengaku ingin mengajarkan Partai Demokrat.
Baca juga: Alasan Waketum Garuda Nilai Tudingan Rp 300 Triliun Buat Modal Kampanye Capres Tidak Berdasar
"Bahwa yang namanya dijegal itu adalah pihak yang memiliki hak lalu haknya dijegal, bukan pihak yang tidak memiliki hak, lalu klaim dijegal," katanya.
Jadi jika calon dari Partai Demokrat tidak diusulkan Partai lain, kata Teddy, hal itu berarti partai lain punya pilihan tersendiri.
"Atau juga, calon dari Partai Demokrat dinilai tidak layak dan tidak pantas untuk diberi tiket capres oleh partai lain. Masak ada partai punya pilihan lain, gunakan haknya, malah dibilang menjegal?" tanya Teddy.
Teddy pun mengingatkan agar tidak memakai jurus mabok hanya untuk menutupi kekurangan dan ketidakmampuan mendapatkan dukungan dari partai lain.
Baca juga: Waketum Garuda Nilai Aneh Usulan Kapolri Diambil Alih Mahfud MD Tangani Kasus Brigadir J
Ia juga meminta masalah internal partai jangan dilimpahkan ke pihak lain.
'Berbenah dan koreksi diri, jangan malah mencari kambing hitam atas ketidakmampuan internal," katanya.
"Jika ingin calonnya diusulkan, silahkan melakukan pendekatan seperti yang dilakukan partai lain, bukan malah asyik sendiri dengan dunianya," tuturnya.
Dikutip dari Tribunnews.com, pernyataan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief terkait indikasi penjegalan Anies Baswedan maju Capres 2024 tak turun dari ruang hampa atau ujug-ujug.
Demikian ditegaskan Deputi Bappilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani menanggapi polemik pernyataan Andi Arief.
"Tentu ada argumentasi yang kuat sebagai justifikasinya (Andi Arief) dimana terlihat secara kasat mata Pak Jokowi terus melakukan manuver dan konsolidasi relawan yang sangat kental muatan politiknya," ujar Kamhar ketika dikonfirmasi pers, Selasa (30/8/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-Umum-Partai-Garuda-Teddy-Gusnaidi-32.jpg)