Aksi Berlanjut di Patung Kuda, Ratusan Santri Minta Jokowi Berhentikan Suharso Monoarfa

Ratusan santri yang tergabung dalam Forum Santri Bersatu mendesak Jokowi mencopot jabatan Suharso Monoarfa dari Menteri Bappenas.

Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Ratusan santri yang tergabung dalam Forum Santri Bersatu mendesak Presiden Joko Widodo mencopot jabatan Suharso Monoarfa sebagai Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ratusan santri yang tergabung dalam Forum Santri Bersatu mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot jabatan Suharso Monoarfa dari Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Aksi tersebut dilakukan di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2022).

Ratusan santri yang tergabung dalam Forum Santri Bersatu mengaku tidak terima dengan ucapan Suharso beberap waktu lalu, tentang amplop kiai.

Mereka menilai perkataan Suharso sudah membuat sakit hati dan kecewa para santri, karena kiai-nya dihina.

“Terkait aksi ini, kami meminta Presiden Jokowi untuk memecat Suharso yang telah menghina kiai. Kami berharap Presiden Jokowi bisa mempertimbangkan jabatan Suharso di kabinet kerjanya,” ujar koordinator Forum Santri Bersatu, Ustaz Hilaluddin.

Hilaluddin menyayangkan perkataan Suharso sebagai ketua umum partai Islam yang tidak mencerminkan adab.

Baca juga: Desakan Mundur Suharso Monoarfa, Politikus Senior PPP Sebut Demi Keselamatan dan Kehormatan Partai

Menurutnya, para santri turun ke jalan karena sudah tidak tahan dengan sikap Suharso yang masih acuh dan tidak kunjung mundur dari jabatannya.

“Sudah dilayangkan surat ke Presiden Jokowi untuk memecat Suharso. Kami akan terus melakukan aksi sampai Suharso dipecat,” tegasnya.

Senada, salah satu santri dari Pondok Pesantren Nurul Amanah Jakarta Selatan, Muhammad Eka Ilham mengaku tidak terima jika ahli waris para nabi (kiai dan ulama) dihina.

Hari ini, Jum'at (19/8) Front Kader Penyelamat Partai (FKPP) PPP kembali menyambangi kantor DPP PPP untuk menuntut Suharso Monoarfa mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PPP.
Hari ini, Jum'at (19/8) Front Kader Penyelamat Partai (FKPP) PPP kembali menyambangi kantor DPP PPP untuk menuntut Suharso Monoarfa mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PPP. (ISTIMEWA)

“Perjuangan kami di bawah terik matahari bukan soal mudah. Rasulullah tidak mewariskan dirham, tapi menurunkan ilmu kepada ulama. Maka kami tidak terima jika ulama dan kiai dihina,” ungkap Eka.

Sebelumnya, aksi serupa juga dilakukan oleh kalangan santri di Banten beberapa waktu lalu. Mereka menggeruduk Kantor DPW PPP meminta Suharso untuk turun dari jabatan ketua umum partai Islam dan Menteri Bappenas.

Walaupun sudah banyak aksi dan para majelis partai meminta Suharso untuk mundur dari jabatannya, hingga kini Suharso belum menanggapi soal itu.

Suharso Monoarfa Beri Klarifikasi

Sementara itu, Suharso Monoarfa angkat bicara terkait dengan ucapan “amplop kiai” yang dinilai oleh sejumlah pihak telah mencemarkan nama baik kiai dan pesantren.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved