Kenaikan Harga BBM

Imbas Kenaikan Harga BBM, Pemkot Tangerang Gratiskan Bus Tayo dan Angkot Si Benteng Mulai Besok

Selain kebijakan soal tarif transportasi, pemerintah Kota Tangerang juga menyesuaikan kebutuhan pokok harian sebagai imbas kenaikan harga BBM.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Wartakotalive.com
Bus Trans Kota Tangerang atau Tangerang Ayo alias bus Tayo (kiri) dan angkot Si Benteng di Kota Tangerang. Terkini, Pemerintah Kota Tangerang mengeluarkan kebijakan menggratiskan tarif bus Tayo dan angkot Si Benteng menyusul adanya kenaikan harga BBM dari pemerintah pusat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang mengeluarkan beberapa kebijakan tarif angkutan umum dampak dari naiknya harga bahan bakar minyak (BBM).

Selain kebijakan soal tarif transportasi, pemerintah Kota Tangerang juga menyesuaikan kebutuhan pokok harian sebagai imbas kenaikan harga BBM.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menjabarkan di sisi transportasi, kebijakan yang dikeluarkan adalah dengan menggratiskan tarif bus Trans Kota Tangerang atau Tangerang Ayo alias bus Tayo dan angkot Si Benteng.

"Pemkot akan memberikan gratis untuk tarif angkutan Si Benteng dan juga Bus Tayo, semoga bisa mengurangi beban masyarakat," ujar Arief di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (5/9/2022).

"Sebelumnya kan bayar Rp 2.000, sekarang kita gratisin," imbuhnya.

Baca juga: BBM Makin Mahal, Tarif Angkot di Jakarta Bakal Naik? Ini Kata Wagub Ahmad Riza Patria

Sebagai informasi Bus Tayo dan Si Benteng merupakan angkutan umum yang disediakan oleh Pemerintah Kota Tangerang.

Sebelumnya, tarif kedua angkot tersebut adalah Rp 2.000 sekali naik.

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tangerang melakukan rapat koordinasi soal imbas kenaikan harga BBM, Senin (5/9/2022). Rapat itu di antaranya menghasilkan kesepakatan Pemkot Tangerang akan menggratiskan tarif bus Trans Kota Tangerang atau Tangerang Ayo (Tayo) dan angkutan kota Si Banteng.
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tangerang melakukan rapat koordinasi soal imbas kenaikan harga BBM, Senin (5/9/2022). Rapat itu di antaranya menghasilkan kesepakatan Pemkot Tangerang akan menggratiskan tarif bus Trans Kota Tangerang atau Tangerang Ayo (Tayo) dan angkutan kota Si Banteng. (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Tangerang juga segera mendistribusikan bibit tanaman seperti cabai dan juga tomat untuk ditanam di lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) maupun di rumah.

"Dengan begitu harga di pasar akan terkendali dan kebutuhan juga akan terjaga," ujar Arief.

Lebih lanjut Wali Kota mengungkapkan Pemerintah Kota Tangerang juga segera menggelar bazar UMKM di 13 kecamatan se-Kota Tangerang dan Tangerang Great Sale, sebagai langkah untuk memfasilitasi produk - produk UMKM Kota Tangerang agar terjual di pasaran.

"Termasuk hasil tanam dari KWT agar bisa dipasarkan kepada masyarakat dengan harga yang relatif lebih murah," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang  Wahyudi Iskandar menjelaskan, kebijakan digratiskannya tarif untuk Bus Tayo dan juga angkutan perkotaan Si Benteng berlaku mulai Selasa (6/8/2022).

"Sesuai arahan pak wali (Arief), jadi mulai besok tarifnya digratiskan," pungkas Wahyudi.

Baca juga: TOK! Tarif Angkot di Kota Bekasi Resmi Naik Buntut Kenaikan Harga BBM, Segini Ongkos Penumpang

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved