Sisi Lain Metropolitan
Terus Nangis Tak Bisa Tidur, Perjuangan Petugas PPSU Kembangan Tahan Rasa Sakit Lawan Kanker
Perjuangan PPSU, Nelly (43) berjuang melawan kanker payudara. Ia merintih kesakitan tak bisa tidur menahan rasa sakit yang dideritanya. Ini kisahnya.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Nelly (43) berjuang melawan kanker payudara yang menggerogoti tubuhnya beberapa tahun belakangan ini.
Bahkan, petugas kebersihan kota Jakarta ini mengaku harus Menahan rasa sakit yang sangat luar biasa di tubuhnya.
Nelly mengatakan ia sampai tak bisa tidur bila rasa sakit tiba-tiba muncul.
Sudah sebulan lebih, Nelly memutuskan sementara untuk tidak bekerja sebagai Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kembangan Selatan.
Sebab, ia merasa kondisi fisiknya terus menurun akibat kanker yang dideritanya.
Ia lebih gampang merasa lemas ketika bekerja.
Baca juga: Semangat Hidup Nelly, Petugas PPSU Lawan Kanker Payudara: Inget Anak dan Kangen Nyapu di Jalan
"Sakit enggak bisa tidur semalaman. Ngerintih terus. Luar biasa sakitnya. Tapi kalau udah minum obat agak mendingan," katanya kepada TribunJakarta.com di kediamannya di kawasan Kembangan, Jakarta Barat pada Minggu (4/8/2022).
Kanker juga membuat tangan kirinya sulit digerakkan.
Bila digerakkan, ia merasakan nyeri di bagian payudara sebelah kiri.
"Saya kalau mau ke kamar mandi dibopong sama suami saya. Enggak bisa sendiri," katanya.

Nelly sering menangis bila membayangi penyakit ganas yang dideritanya.
Namun, selalu ada ruang harapan untuk sembuh dalam diri Nelly.
Semangat hidup petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kembangan Selatan itu tetap menyala.
Ia tetap optimis sembuh demi anak-anaknya dan pekerjaannya.