Asuransi dan Implementasi QRIS Penting Bagi UMKM Kuasai Pasar Online
Perlindungan menjadi aspek penting meningkatkan pertumbuhan UMKM di Indonesia. Asuransi dan QRIS penting agar UMKM bisa kuasai pasar online.
"Banyak yang menanyakan, apakah hanya terdiri dari anak muda saja, tapi tidak demikian. UMKM bisa mengambil cuan dari sini, jadi pertanyaan soal audiens ini bisa diklarifikasi karena demografis yang lebih tua juga lebih banyak," tambahnya.
TikTok juga mendukung UMKM sehingga para pengguna TikTok bisa dua kali lebih mungkin menyebarkan konten, selain menghibur mereka juga punya tendensi untuk menyebarkan konten tersebut di lingkungan sekitar.
Kemudian, menurut Pandu, UMKM juga bisa mendapatkan advantage atau keuntungan lainnya untuk mengungguli pesaing mereka dengan menggunakan TikTok Ads. Pandu menjelaskan, telah banyak UMKM yang sukses memanfaatkan Ads ini dengan benar dan mendapatkan keuntungan berkatnya.
"Banyak juga yang sudah sukses dengan memanfaatkan dengan benar dan mendapatkan cuan dari ini, pelayanan beriklan ini juga memungkinkan untuk bisa difungsikan lebih luas dan lebih fleksibel dengan model bisnisnya, dan disini diberikan juga video shopping ads dan video e-commerce ads," ungkapnya.
Guna mendukung kegiatan UMKM di era digitalisasi, Direktur DKSP Bank Indonesia Fitria Irmi Triswati menyampaikan bahwa pada tanggal 29 Agustus 2022 lalu dimana masih dalam suasana kemerdekaan Indonesia Bank Indonesia memulai Implementasi QRIS Cross Border (Antar Negara) yang langsung diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
Diharapkan dengan hadirnya QIRS Crosss Border ini dapat mengkoneksikan antar negara sekaligus memudahkan para pelaku UMKM dan dunia pariwisata kedepannya untuk dapat terhubung dengan konsumen di negara lain.
"Nah, ini tujuan utama hadirnya QRIS Cross Border ini, yaitu memfasilitasi aktivitas perdagangan khususnya bagi UMKM serta memperkuat stabilitas Makro Ekonomi melalui penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral," ucapnya.
Jadi yang digunakan, lanjutnya, adalah local currency transaction dimana dilakukan melalui interkoneksi antar switching kedua negara yang dilakukan melalui bank lagi dengan menggunakan mata uang lokal.
Mengenai QRIS Cross Border ini tentunya memiliki 3 prinsip, yang pertama adalah transaksi QR antar negara menawarkan biaya yang lebih efisien dibandingkan metode lainnya, seperti kartu kredit, tarik tunai atm di luar negeri serta transaksi penukaran uang.
"Kemudian yang kedua adalah penyelesaian transaksi QR Cross Border Payment menggunakan skema local currency transaction (LCT) berdasarkan perjanjian kerjasama antar bank sentral," ucapnya.
Terakhir adalah, Interkoneksi antar switching kedua negara untuk memproses transaksi QR Cross Border dan Settlement melalui bank ACCD.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/WEBINAR-UMKM-Goes-To-Digital-Market-Kamis-892022.jpg)