5 Bulan Lalu Diresmikan Anies Baswedan, Kini Tebet Eco Park Jadi Sasaran Vandalisme
Baru beroperasi sekitar 5 bulan sejak diresmikan Gubernur Anies Baswedan pada 23 April 2022 lalu, Tebet Eco Park kini menjadi sasaran vandalisme.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Baru beroperasi sekitar 5 bulan sejak diresmikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 23 April 2022 lalu, Tebet Eco Park kini menjadi sasaran vandalisme.
Coretan vandalisme itu memenuhi seng pembatas sepanjang 100 meter yang terpasang di belakang pintu masuk utama Tebet Eco Park.
Mayoritas coretan vandalisme di Tebet Eco Park berbentuk grafiti dengan berbagai tulisan.
Beberapa di antaranya merupakan tulisan layaknya sebuah julukan atau singkatan seperti "ZENZ", "RAY", dan "BC21".
Coretan vandalisme itu diperkirakan memenuhi hampir seluruh seng pembatas yang mengelilingi Tebet Eco Park.
Baca juga: Siap-Siap! Pemprov DKI Beri Kartu Merah Bagi Pengunjung yang Merusak Fasilitas Tebet Eco Park
Namun, sebagian coretan vandalisme di Tebet Eco Park telah dihapus menggunakan cat berwarna putih.
"Iya sebagian sudah dihapus sama petugas PPSU Kelurahan Tebet Barat dan Tebet Timur," ujar seorang petugas keamanan Tebet Eco Park di lokasi. Petugas tersebut enggan namanya disebut.

Sebelumnya, Tebet Eco Park sempat ditutup sementara pada Juni 2022 lalu dengan alasan peremajaan dan penambahan fasilitas.
Penutupan sementara Tebet Eco Park berlangsung selama sekitar 2 bulan hingga kembali dibuka pada 15 Agustus 2022.

Kini, Tebet Eco Park beroperasi dengan mekanisme dua sesi yakni pukul 07.00-11.00 dan 13.00-17.00 WIB.