Anies Baswedan Dikritik Gegara Ganti Nama Kota Tua, Gerindra Pasang Badan: Batavia kan Jakarta Juga
Politkus Gerindra pasang badan buat Gubernur Anies Baswedan yang dapat banyak kritikan setelah mengubah nama Kota Tua jadi Batavia.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Rany Mauliani pasang badan buat Gubernur Anies Baswedan yang dapat banyak kritikan setelah mengubah nama Kota Tua jadi Batavia.
Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hak dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Terlebih, perubahan nama ini tak berdampak pada masyarakat sehingga mereka tak perlu mengganti dokumen-dokumen.
"Itu hak prerogatif si gubernur, kita lihat payung hukum seperti apa, kalau sekedar ganti nama tapi enggak ubah ini itu, sok aja atuh," ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (13/9/2022).
Ia pun menyinggung soal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang diubah namanya menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta.
Baca juga: Anies Baswedan Ganti Nama Kota Tua Jadi Batavia, Gembong PDIP: Dia Ingin Mengukir Sejarah
Sama seperti Rumah Sehat untuk Jakarta, politikus senior Gerindra ini menilai, nama Kota Tua diganti untuk mengubah mindset masyarakat.
Terlebih kini Kota Tua baru selesai direvitalisasi dan dibangun ulang dengan konsep baru yang lebih mengedepankan pejalan kaki dan transportasi umum.

"Itu mindset saja, kita berprasangka baik, mungkin mindset mau diubah," ujarnya.
Oleh karena itu, ia mengaku tak masalah bila Anies mengubah nama Kota Tua jadi Batavia.
Terlebih, Jakarta saat zaman penjajahan Belanda dulu memang dikenal sebagai Batavia.
"Misal diganti jadi Pilelengan kan enggak cocok, kalau Kota Tua jadi Batavia kan itu Jakarta juga," tuturnya.
Baca juga: Anies Baswedan Ganti Nama Kota Tua Jadi Batavia, Ketua DPRD DKI: Enggak Boleh!
Buka Kembali Kawasan Kota Tua, Anies Ganti Namanya Jadi Batavia
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kembali kawasan wisata Kota Tua yang berada di Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
Kawasan wisata unggulan itu dibuka lagi setelah sebelumnya direvitalisasi.