Kebakaran

Luka Bakar 70 Persen, Ibu dan Anak Korban Kebakaran di Cipayung Dirujuk ke RSCM

Pantauan di rumah duka Syaiful, kaca kamar pada lantai dua tempat titik api muncul dan ketiga korban ditemukan tampak pecah dan seluruh bagian lantai

Penulis: Bima Putra | Editor: Acos aka Abdul Qodir
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Rumah duka Syaiful (40) di Jalan Asyafiah, RT 07/RW 03, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (14/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Tiana Migasari (40) dan putranya SSA (6), korban kebakaran rumah di Jalan Asyafiah, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur masih menjalani perawatan intensif.

Mereka selamat berkat upaya Syaiful (40), suami Tiana sekaligus ayah SSA yang menyelamatkan kedua korban dengan cara mendekapnya agar terhindar dari kobaran api ketika kebakaran.

Adik Syaiful, Feri mengatakan Tiana dan SSA yang sempat dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Adhyaksa kini sudah dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

"Kondisi istri dan anaknya itu lukanya (bakar) 70 persen, mendapat perawatan intensif. Lukanya itu di bagian punggung, telinga, muka, kaki, tangan," kata Feri di Jakarta Timur, Rabu (14/9/2022).

Sementara untuk jenazah Syaiful yang meninggal dunia di RSU Adhyaksa kini sudah dimakamkan pihak keluarga di Taman Pemakaman Umum (TPU) Cilangkap dekat rumah duka.

Syaiful yang meninggal dunia karena luka berat sebenarnya masih dalam keadaan sadar ketika tiba di RSU Adhyaksa, tapi dia meninggal di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Almarhum luka (bakar) di bagian punggung. Kalau (badannya) enggak, karena posisi saat itu melindungi istri dan anaknya. Almarhum orang baik, warga juga bilang almarhum baik," ujar Feri.

Baca juga: Malam Mencekam di Cipayung, Pria Ini Tewas Saat Lindungi Anak dan Istri dari Amukan Si Jago Merah

200 Ribu Paket Ludes dalam Kebakaran di Gudang JNE Depok, Eiger Adventure Rugi Rp 50 Miliar

Pantauan di rumah duka Syaiful, kaca kamar pada lantai dua tempat titik api muncul dan ketiga korban ditemukan tampak pecah dan seluruh bagian lantai dua hangus terdampak api.

Berdasar hasil penyelidikan jajaran Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur kebakaran diduga akibat korsleting pada ruang keluarga di lantai dua dekat kamar.

"Anggota (Damkar) baru mendapat laporan dari warga pukul 04.15 WIB saat api sudah dipadamkan warga," tutur Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved