Cerita Kriminal

Mbak-mbak Nangis Kejer di Pinggir Jalan Pancoran: HP Dijambret saat Asyik Main Facebook

Tiba-tiba saja penjambret yang berboncengan motor mendekat dan langsung merampas ponselnya.

TRIBUNJAKARTA.COM/Satrio Sarwo Trengginas
Mbak-mbak bernama Efi (32) menangis terisak-isak usai ponselnya dijambret dua pria bermotor di Jalan Pancoran Timur Raya, Pancoran, Jakarta Selatan pada Kamis (15/9/2022) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN - Seorang mbak-mbak berkerudung hitam yang menangis terisak-isak di pinggir Jalan Pancoran Timur Raya, Pancoran, Jakarta Selatan, jadi perhatian pengendara pada Kamis (15/9/2022) malam.

Perempuan bernama Efi (32) itu tak kuasa menahan tangis sekaligus jengkel lantaran baru saja jadi korban penjambretan.

Telepon genggam atau handphone yang digenggamnya dijambret dua pria yang berboncengan sepeda motor.

Efi menceritakan, sekitar pukul 20.30 WIB, dirinya sedang berjalan kaki sembari jemarinya membuka aplikasi media sosial Facebook.

Tiba-tiba saja penjambret yang berboncengan motor mendekat dan langsung merampas ponselnya.

Kedua pelaku itu lalu tancap gas menuju pertigaan lampu merah Jalan Pancoran Timur.

Baca juga: Rampas HP Wanita Pengendara Motor, Pelaku Jambret Ditelanjangi dan Dihajar Massa di Pancoran

Kedua penjahat kelas teri ini bisa dibilang beruntung karena lampu merah berubah menjadi hijau.

"Aku lagi jalan kaki buka Facebook, terus lagi serius buka Facebook, dianya nyamber. Tiba-tiba langsung ngambil gitu aja," ceritanya kepada TribunJakarta.com di lokasi.

Ilustrasi penjambretan handphone
Ilustrasi penjambretan handphone (Gridmotor.motorplus-online.com)

Efi melihat sekilas pelaku berjumlah dua orang dan berboncengan motor.

Namun, ia tak tahu pasti ciri-ciri kedua pelaku.

"Aku ingetnya cuma ada yang pakai jaket biru," lanjutnya.

Efi tak sempat mengejar kedua penjambret dengan sepeda motornya sangat cepat saat melarikan diri.

Karena jengkel dan syok, Efi pun menangis kejar. 

Aksi penjambretan itu terjadi di dekat kantor SiCepat Ekspres.

Baca juga: Polisi Diintimidasi Sekelompok Pemuda di Jatinegara, Kapolsek Cari Pelaku

Seorang karyawan sekitar bernama Fani merasa iba kemudian berniat mengantarkan korban pulang ke rumah.

"Tadi karena syok, diantarkan pulang ke rumah pakai motor sama sekuriti si Cepat," ucap Fani.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved