Persija Jakarta
Tahu Masalah Persija Jakarta Terkait Pamitnya Ismed Sofyan, Ketum Jakmania: Kepedihan Luar Biasa
Tak ada perpisahan dari klub untuk pemainnya yang sudah bersetia selama 21 tahun berseragam Monas di dada.
"Untuk kemana klub baru Ismed Sofyan, kami tidak tahu ya walaupun kami mempunyai kedekatan dengan dia," tutup Diky
Pesan Ismed Sofyan
Tanda kepergian sang legenda hanya ditandai dari unggahan di Instagram dua hari lalu, Selasa (13/9/2022).
Kepada Jakmania, Ismed Sofyan tidak ingin dirinya disebut legenda walaupun layak menyandangnya.
Ia hanya mendaku pria yang mengadu nasib di ibu kota.

Berikut ini ucapan pamit Ismed Sofyan untuk The Jakmania yang dituliskan di Instagramnya.
Kalimat sederhana untuk the jak mania
Meninggalkan atau ditinggalkan itu sudah menjadi siklus kehidupan. Berbeda cara akan berbeda makna. Hanya saja itu semua sudah berdasarkan ketetapanNya.
Kalimat sederhana ini saya harap bisa tersampaikan kepada kalian semua yg sudah mensupport saya sampai detik ini
Atas izin Allah melalui kalian saya bisa sampai seperti saat ini, dan juga atas dukungan tulus kalian saya masih berada disini.
Saya akan langsung pada intinya,
Status saya sudah bukan sebagai pemain persija lagi per tanggal 11 Agustus, dan sudah menyelesaikan kontrak dengan tim manajemen, tetapi insyaAllah saya tetap akan gantung sepatu sebagai pemain bola, tapi tidak di persija
saya memohon maaf karna tidak bisa membuat perpisahan yg meninggalkan kesan.
The jak, 21 tahun bukanlah waktu yg singkat bagi saya selalu berada bersama kalian, suka duka tim ini sudah kita lewati bersama.

tetaplah seperti ini terhadap klub bola yg kalian cintai. Selalu memberi support untuk siapapun pemain yg berjuang di tim ini. Tetaplah menjaga solidaritas, semakin bijak dalam memberi aspirasi, dan menjadi suporter yg dewasa dalam membela tim kecintaannya.
Sekali lagi Terimakasih banyak Jakmania dukungan kalian selalu luar biasa.
Jakmania mungkin Saya bukanlah legenda, saya hanya lelaki biasa yg mengais rezki di ibu kota.
Tetapi Dimana pun saya berada, jak mania selalu mempunyai tempat di hati saya