BBWM Diharapkan Tidak Hanya Begerak di Sektor Energi Terbarukan Tapi Mampu Mengelola Aset Daerah 

PT BBWM diharapkan tidak hanya bergerak di sektor energi terbaru, Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Bekasi itu ke depan mampu mengelola aset daerah.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi PAN Jamil. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI -  PT Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) diharapkan tidak hanya bergerak di sektor energi terbaru, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bekasi itu ke depan mampu mengelola aset daerah

Hal ini disampaikan Jamil, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Selasa (20/9/2022).

Dia mengatakan, PT BBWM baru-baru resmi diversifikasi bisnis dari yang sebelumnya bergerak di bidang minyak dan gas menjadi penyedia tenaga listrik hasil pengelolaan sampah. 

"Fraksi PAN-PBB sejak awal mendorong diversifikasi BBWM, mulai dari RDP (rapat dengar pendapat) komisi dan bahkan komisi 1 sedang mengagendakan pembahasan lebih lanjut," kata Jamil

Pembahasan lebih lanjut ini meliputi berbagai wacana, mulai dari teknis perencanaan bisnis hingga arah perusahaan plat merah tersebut.

Baca juga: Palak Tentara Saat Berkendara, Preman Kampung di Babelan Bekasi Minta Maaf ke TNI Seluruh Dunia

PT BBWM kata Jamil, diharapkan dapat berkembang tidak hanya menjadi perusahaan penyedia energi terbarukan. 

Tetapi mampu mengelola aset daerah di kawasan perkotaan seperti di Kota Bekasi, agar dimaksimalkan sebagai penyumbang pendapat asli daerah (PAD). 

"Bukan hanya pengolahan sampah menjadi tenaga listrik, bahkan saya mendorong agar BUMD BBWM juga bisa mengelola aset Pemda Kabupaten Bekasi yang ada di Kota Bekasi," jelas dia.

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi PAN Jamil.
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi PAN Jamil. (ISTIMEWA)

Menurut Jamil, aset milik Pemda Kabupaten Bekasi cukup banyak di Kota Bekasi yang merupakan daerah pemekaran. 

Aset tersebut ada yang berupa tanah dan bangunan, BBWM ke depan diharapkan bisa mengembangkan lini usahanya di sektor lain. 

"Misalnya membangun hotel, tempat wisata perkotaan dan atau melakukan usaha bisnis lainnya, sehingga aset pemda dapat menghasilkan PAD yang maksimal tidak dibiarkan terlantar," tegas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved