CFD Diklaim Efektif Tekan Polusi di Jakarta, Anak Buah Anies Sebut Kualitas Udara Semakin Baik

Dinas LH mengklaim Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) yang diadakan setiap hari Minggu efektif dalam menekan polusi udara.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Peseda mendominasi di Car Free Day (CFD) - Dinas LH mengklaim Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) yang diadakan setiap hari Minggu efektif dalam menekan polusi udara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Asep Kuswanto mengklaim Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) yang diadakan setiap hari Minggu efektif dalam menekan polusi udara.

"CFD yang kami laksanakan setiap hari Minggu memang membawa dampak yang sangat baik di mana kualitas udara juga semakin baik," ucapnya, Rabu (21/9/2022).

"Masyarakat juga bisa menikmati kondisi di saat tidak ada kendaraan, sehingga bisa berinteraksi antar sesama," sambungnya.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini pun mengapresiasi masyarakat yang sudah mau menggunakan transportasi publik.

Dengan berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, Asep menyebut, masyarakat turut berperan membantu pemerintah mengurangi emisi karbon.

Baca juga: Buruh Desak Anies Baswedan dan DPRD DKI Dukung Tuntutan, Ancam Gelar Aksi Nasional Jika Tak Digubris

"Untuk menekan pencemaran udara, ke depan kami akan meningkatkan ganjil genap. Kemudian, diterapkan jalan berbayar," tuturnya.

Koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Diahub) DKI pun tengah dilakukan guna membahas soal kawasan rendah emisi atau low emission zone (LEZ).

Masyarakat tampak memadati kawasan Bundaraan HI saat pelaksanaan CFD, Minggu (21/6/2020).
Masyarakat tampak memadati kawasan Bundaraan HI saat pelaksanaan CFD, Minggu (21/6/2020). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Pasalnya, Pemprov DKI berencana menambah kawasan rendah emisi yang kini sudah diterapkan di kawasan Kota Tua dan Tebet Eco Park.

"Insyaallah (kawasan rendah emisi) akan kami tambah. Tapi belum tahu berapa tambahannya," kata Asep.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved