Cerita Kriminal

Dua Peristiwa Bikin Emosi di Ciledug dan Bogor: Korban Berstatus Istri, Suami Terlibat

Dua peristiwa pada pekan lalu di Ciledug dan Bogor membuat emosi publik. Korbannya berstatus istri. Suami terlibat. Berikut kejadian lengkapnya.

Tayang:
Kolase Foto Tribun Jakarta
Kolase Foto Insiden suami habisi istri di Ciledug dan suami bakar istri di Bogor. Dua peristiwa pada pekan lalu di Ciledug dan Bogor membuat emosi publik. Korbannya berstatus istri. Suami terlibat. Berikut kejadian lengkapnya. 

Setelah menghabisi istrinya, GM langsung mendatangi Polsek Ciledug untuk menyerahkan diri pada Selasa (13/9/2022).

GM tega membunuh B dengan cara yang sangat sadis yakni menggorok leher korban menggunakan pisau.

"Kami mengetahui adanya peristiwa tersebut karena pelaku (GM) langsung menyerahkan diri. Tadi pagi sekitar jam 06.30 WIB, dia ke Polsek Ciledug," ujar Kapolsek Ciledug, Kompol Noor Meghantara melalui sambungan telepon.

Saat ini, sang anak sudah dititipkan ke kakeknya atau ayah kandung dari pelaku.

"Sudah sama kakeknya, tapi semua masih di Mapolsek. Sementara untuk diambil keterangan dari kasus ini," tegas GM.

Anak-anak pelaku pun mendapat perlakuan dan perlindungan khusus dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Tangerang Kota.

Motif GM Habisi B

Lokasi pembunuhan istri oleh suami dengan cara keji dipicu cemburu di Perumahan Ciledug Indah 2, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Selasa (13/9/2022).
Lokasi pembunuhan istri oleh suami dengan cara keji dipicu cemburu di Perumahan Ciledug Indah 2, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Selasa (13/9/2022). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Peristiwa berdarah tersebut terjadi setelah sepasang suami istri (pasutri) tersebut usai berhubungan badan.

Lalu, GM iseng mengecek isi WhatsApp di handphone B.

Kemudian GM menemukan percakapan yang mesra dari seorang pria kepada istrinya.

"Dia cemburu karena membaca pesan di WhatsApp dari teman pria istrinya, dari sana langsung cekcok hebat," tutur Noor.

Lalu, GM mengambil pisau yang biasa dipakai ayahnya untuk berjualan gado-gado dan melakukan penyerangan kepada B.

Akibat serangan brutal, B menderita luka tusuk di pinggang, perut.

Namun, lanjut Noor, luka yang menyebabkan kematian B adalah luka sabetan di lehernya.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, peristiwa pembunuhan itu dilatarbelakangi rasa cemburu.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved