Cerita Kriminal

Dua Peristiwa Bikin Emosi di Ciledug dan Bogor: Korban Berstatus Istri, Suami Terlibat

Dua peristiwa pada pekan lalu di Ciledug dan Bogor membuat emosi publik. Korbannya berstatus istri. Suami terlibat. Berikut kejadian lengkapnya.

Tayang:
Kolase Foto Tribun Jakarta
Kolase Foto Insiden suami habisi istri di Ciledug dan suami bakar istri di Bogor. Dua peristiwa pada pekan lalu di Ciledug dan Bogor membuat emosi publik. Korbannya berstatus istri. Suami terlibat. Berikut kejadian lengkapnya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Dua peristiwa pada pekan lalu di Ciledug dan Bogor membuat emosi publik.

Kedua peristiwa itu dipicu amarah suami terhadap istrinya. Para pelaku pun kini telah ditangkap polisi.

Insiden di Bogor dimana suami bakar istri gara-gara bermain ponsel.

Beruntung, nyawa sang istri masih bisa diselamatkan setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Sedangkan kasus di Ciledug berakhir tragis. Sang istri dihabisi suami setelah berhubungan intim.

Baca juga: Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin Bacakan Pleidoi: Semuanya Clear, Di Mana Kesalahan Saya?

Pemicunya percakapan WhatsApp di ponsel korban dibaca suaminya berinisial GM (32).

Suami Bakar Istri di Bogor

Suami berinisial K nekat membakar istrinya berinisial SA di di rumahnya, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/9/2022) pagi.

K membakar SA dengan tiga botol bensin Pertalite. Saat ini, K sudah ditangkap dan ditahan polisi.

Sementara SA harus menjalani perawatan karena luka bakar di punggung, lulut, sampai kaki.

Kolase Foto kasus suami bakar istri di Kabupaten Bogor.
Kolase Foto kasus suami bakar istri di Kabupaten Bogor. (Kolase Foto dari TribunnewsBogor.com)

SA terkejut suaminya nekat menyiram tiga botol Pertalite ke dalam kamar kemudian menyulut api dari korek.

"Saat itu saya lagi tiduran dan kaget tiba-tiba disiram bensin, dia (K) langsung nyalain api terus kebakaran kan, saya langsung lari teriak minta tolong," ucap SA kepada wartawan, Senin (19/9/2022).

SA yang berusaha menjauhi api justru diseret oleh suaminya masuk ke dalam kobaran api yang membakar kamarnya itu.

Ia lalu melawan sekuat tenaga sambil berteriak meminta tolong.

Baca juga: Sederet Fakta Suami Bakar Istri di Depok: Kabur Beda 1 Kelurahan hingga Mobile Legends Jadi Alasan

SA pun berhasil melarikan diri. Para tetangga yang melihat kejadian itu kemudian menyelamatkan korban dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat.

"Pas saya lari, dia langsung nyeret kaki saya, kaki kiri ini terus dimasukin ke dalam nyala api di kamar itu. Nah, di luar sudah banyak warga yang nyelametin saya, pertama kali itu bapak saya, waktu itu udah setengah telanjang," ungkapnya.

Akibat kejadian itu, SA mengalami luka bakar di bagian punggung dan kaki kirinya. Bagian luka bakar itulah yang ditarik ke dalam kobaran api saat hendak melarikan diri.

Motif suami yang membakar istrinya di dalam kamar di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, dipicu karena adanya rasa cemburu saat sang istri sering kali bermain handphone ketika sang pelaku saat berada di rumah, Sabtu (17/9/2022).
Motif suami yang membakar istrinya di dalam kamar di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, dipicu karena adanya rasa cemburu saat sang istri sering kali bermain handphone ketika sang pelaku saat berada di rumah, Sabtu (17/9/2022). (Dokumentasi Polsek Sukamakmur)

Saat kejadian itu, SA sempat mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Sukamakmur. Kini kondisinya masih memprihatinkan dan dirawat sudah di rumah orang tuanya.

"Yang kebakar ini masih terasa sakit, nyeri-nyeri gitu dan sudah kayak mati rasa. Diobatinnya diolesi pakai salep, ada obat yang lainnya juga. Yang merawat dan mengurus saya itu bapak sama nenek," jelasnya.

Kasi Humas Polres Bogor Iptu Desi Trian mengungkapkan pelaku berstatus residivis atas kasus pencurian.

K nekat membakar istrinya karena saat pulang ke rumah melihat istrinya yang inisial SA main HP terus.

"Karena main HP. Suaminya pulang, istrinya main HP terus sejak suaminya pulang itu," kata Iptu Desi Triana.

Ada dugaan pelaku juga cemburu karena sang istri kerap memegang HP.

Nyawa SA selamat dari kobaran api setelah diselamatkan oleh tetangganya sendiri.

Peristiwa Berdarah di Ciledug

Lokasi pembunuhan suami gorok istri karena cemburu di Perumahan Ciledug Indah 2, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Selasa (13/9/2022).
Lokasi pembunuhan suami gorok istri karena cemburu di Perumahan Ciledug Indah 2, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Selasa (13/9/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Hampir mirip kasus di Bogor, insiden di Ciledug juga melibatkan suami korban.

Pelaku berinisial GM (32) menghabisi istrinya berinisial B setelah keduanya berhubungan intim.

B sempat tak pulang ke rumah selama tiga hari.

Ia dihabisi setelah pulang ke rumahnya.

Baca juga: Suami Bakar Istri Karena Ditegur Bawa Selingkuhan ke Rumah: Sudah Menikah 4 Tahun

Pemicunya karena sebuah percakapan di WhatsApp B yang dilihat suaminya berinisial GM (32).

Setelah menghabisi istrinya, GM langsung mendatangi Polsek Ciledug untuk menyerahkan diri pada Selasa (13/9/2022).

GM tega membunuh B dengan cara yang sangat sadis yakni menggorok leher korban menggunakan pisau.

"Kami mengetahui adanya peristiwa tersebut karena pelaku (GM) langsung menyerahkan diri. Tadi pagi sekitar jam 06.30 WIB, dia ke Polsek Ciledug," ujar Kapolsek Ciledug, Kompol Noor Meghantara melalui sambungan telepon.

Saat ini, sang anak sudah dititipkan ke kakeknya atau ayah kandung dari pelaku.

"Sudah sama kakeknya, tapi semua masih di Mapolsek. Sementara untuk diambil keterangan dari kasus ini," tegas GM.

Anak-anak pelaku pun mendapat perlakuan dan perlindungan khusus dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Tangerang Kota.

Motif GM Habisi B

Lokasi pembunuhan istri oleh suami dengan cara keji dipicu cemburu di Perumahan Ciledug Indah 2, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Selasa (13/9/2022).
Lokasi pembunuhan istri oleh suami dengan cara keji dipicu cemburu di Perumahan Ciledug Indah 2, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Selasa (13/9/2022). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Peristiwa berdarah tersebut terjadi setelah sepasang suami istri (pasutri) tersebut usai berhubungan badan.

Lalu, GM iseng mengecek isi WhatsApp di handphone B.

Kemudian GM menemukan percakapan yang mesra dari seorang pria kepada istrinya.

"Dia cemburu karena membaca pesan di WhatsApp dari teman pria istrinya, dari sana langsung cekcok hebat," tutur Noor.

Lalu, GM mengambil pisau yang biasa dipakai ayahnya untuk berjualan gado-gado dan melakukan penyerangan kepada B.

Akibat serangan brutal, B menderita luka tusuk di pinggang, perut.

Namun, lanjut Noor, luka yang menyebabkan kematian B adalah luka sabetan di lehernya.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, peristiwa pembunuhan itu dilatarbelakangi rasa cemburu.

Sebab sang istri tidak pulang selama tiga hari.

"Cemburu sehingga terbakar emosi, karena korban pergi meninggalkan rumah sejak tuga hari lalu tanpa izin, dan baru pulang pada Selasa (13/9/2022) dini hari tadi," ungkap Zain.

Menurutnya, pembunuhan itu berlangsung di dalam kamar.

Saat beraksi, GM menggunakan senjata tajam berupa pisau dapur.

Ia menusuk korban sehingga istrinya menderita luka sayatan di leher, wajah, dan beberapa tusukan di perut juga punggung.

"Dari hasil olah TKP, kami mendapati sejumlah barang bukti yakni pisau dapur yang digunakan untuk membunuh korban dan jejak kaki pelaku maupun alat bukti lainnya," tutup Zain. (TribunBogor/Kompas.com/TribunJakarta.com)

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved