Cerita Kriminal

Kasus Pembakaran Jemuran Warga Jaktim Berakhir Damai, Terkuak Ulah Nakal Dilakukan Bocah Kelas 4 SD

Kasus pembakaran jemuran enam rumah warga di RW 11, Kelurahan/Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur yang diduga dilakukan seorang bocah berakhir damai.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Jemuran rumah warga RW 11 yang diduga dibakar seorang bocah kelas IV SD, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (22/9/2022). Kasus pembakaran jemuran enam rumah warga di RW 11, Kelurahan/Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur yang diduga dilakukan seorang bocah berakhir damai. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Kasus pembakaran jemuran enam rumah warga di RW 11, Kelurahan/Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur yang diduga dilakukan seorang bocah berakhir damai.

Meski warga sempat resah karena pembakaran jemuran di lingkungan RT 04, RT 17, RT 08/RW 11 dikhawatirkan memicu kebakaran besar di permukiman.

Ketua RT 04/RW 11, Trisno mengatakan kasus berakhir damai setelah pengurus lingkungan melakukan mediasi dengan kedua orang tua terduga pelaku.

Dari hasil mediasi tersebut, diduga bocah yang berusia sekitar 10 tahun itu mengalami halusinasi karena ketika kejadian melihat makhluk tidak kasatmata.

"Korban yang jemurannya dibakar sebenarnya sempat mau minta ganti rugi. Tapi karena kondisi ekonomi orang tua tidak bisa ya sudah," kata Trisno di Jakarta Timur, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Ada Teror Pembakaran Jemuran di Kramat Jati, Diduga Ulah Bocah 4 SD

Dari hasil mediasi, pengurus lingkungan dan warga hanya meminta agar anak yang masih duduk di bangku kelas IV SD itu lebih mendapat pengawasan.

Pasalnya kontur permukiman warga RW 11 berupa gang-gang kecil, sehingga bila terjadi kasus serupa dan api membesar kebakaran sulit dipadamkan.

"Sekarang penting warga sudah agak tenang. Yang penting anak itu diawasi, karena masih kelas IV SD. Mudah-mudahan dapat berubah, kasihan juga kita," ujarnya.

Jemuran rumah warga RW 11 yang diduga dibakar seorang bocah kelas IV SD, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (22/9/2022).
Jemuran rumah warga RW 11 yang diduga dibakar seorang bocah kelas IV SD, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (22/9/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Trisno menuturkan hasil mediasi kasus ini sudah disampaikan kepada Polsek Kramat Jati melalui personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat Jati.

Warga kini berharap kondisi anak yang diduga mengaku melihat sosok tidak kasatmata dapat segera ditangani, sehingga tidak terjadi kasus serupa.

"Dia masih kelas IV SD, mau diproses (hukum) bagaimana. Walaupun ibunya kemarin sudah pasrah kalau anaknya diproses. Tapi enggak mungkin juga," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved