Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Kok Bisa Sidang Brigjen Hendra Kurniawan Molor Sampai 3 Kali? Pengamat Bilang Picu Tanda Tanya

Brigjen Hendra Kurniawan dijadwalkan menjalani sidang etik pada 7 September 2022 lalu. Apa alasan sampai saat ini belum juga dilakukan?

Editor: Siti Nawiroh
Kolase Tribun Jakarta
Sidang kode etik Brigjen Hendra Kurniawan yang terseret di kasus kematian Brigadir J molor sampai tiga kali. Hal itu disoroti oleh Pengamat Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto.  

TRIBUNJAKARTA.COM - Sidang kode etik Brigjen Hendra Kurniawan yang terseret di kasus kematian Brigadir J molor sampai tiga kali.

Hal itu disoroti oleh Pengamat Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto. 

Diketahui, sejatinya, Brigjen Hendra Kurniawan dijadwalkan menjalani sidang etik pada 7 September 2022 lalu.

Namun, sidang Brigjen Hendra Kurniawan ditunda hingga dijadwalkan ulang untuk ketiga kalinya pada 21 September 2022.

Kini, mantan Karo Paminal Divpropam Polri kembali dijadwalkan sidang etik pada pekan depan.

Baca juga: Nasib Brigjen Hendra Kurniawan Bakal Tamat Seperti Ferdy Sambo, Pengamat Sorot Jadwal Sidang

Kepala Divisi Humas Polri Irjen, Dedi Prasetyo mengatakan alasan sidang etik Brigjen Hendra ditunda adalah kondisi saksi yang tak memungkinkan hadir lantaran sakit.

Adapun saksi kunci, AKBP Arif Rahman Arifin yang juga tersangka obstruction of justice kasus Brigadir J.

"Seolah­-olah seperti diulur-ulur, entah jadwal apa yang disusun oleh Polri, siapa yang didahulukan, atau siapa yang nomer sekian," ucapnya.

Brigej
Sidang kode etik Brigjen Hendra Kurniawan yang terseret di kasus kematian Brigadir J molor sampai tiga kali. (Kolase Tribun Jakarta)

Apalagi, Brigjen Hendra adalah orang nomor dua setelah eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dalam perkara obstruction of justice.

"Makanya kalau saat ini sidang ditunda kembali, ini juga memunculkan tanda tanya," jelas Bambang.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved