Politikus Depok Suruh Push Up Sopir Truk

DPD Golkar Jabar Minta Mahkamah Kehormatan Dewan Proses Tajudin Tabri yang Injak Sopir Truk

Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Tb Ace Hasan Syadzily minta MKD proses kadernya bernama Tajudin Tabri yang menuruh sopir truk push up dan berguling.

Kolase Foto Tribun Jakarta
Wakil Ketua DPRD Depok Fraksi Golkar, Tajudin Tabri, saat menggelar konferensi pers di Warung Betawi Ngoempoel, Jumat (23/9/2022). Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Tb Ace Hasan Syadzily minta MKD proses kadernya bernama Tajudin Tabri yang menuruh sopir truk push up dan berguling. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Tb Ace Hasan Syadzily, angkat bicara terkait aksi tak manusiawi kadernya Tajudin Tabri kepada seorang pengemudi sopir truk di Jalan Raya Kerukut, Limo, Kota Depok.

Diwartakan sebelumnya, Tajudin yang menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Golkar, menginjak dan menyuruh seorang sopir truk untuk berguling dan push up di aspal pada Jumat (23/9/2022) dua hari lalu.

Hal ini ia lakukan musabab emosi karena muatan dalam truk yang dikemudikan si sopir menabrak pembatas atau portal pipa gas, hingga menyebabkan kerusakan.

Kejadian rusaknya portal tersebut pun disebut Tajudin telah yang ketiga kalinya, ia khawatir bila dibiarkan terus truk yang melintas akan mengenai pipa gas dan menimbulkan ledakan hebat.

Dikonfirmasi hal tersebut, Tb Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil langkah-langkah organisasi, musabab tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oleh Tajudin bukanlah kewenangannya.

Baca juga: "Dia Injak Pakai Sepatu," Sopir Truk Kesakitan di Bagian Ini Usai Dipermalukan Pimpinan DPRD Depok

“Kami akan meminta kepada yang bersangkutan untuk diproses di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku terkait jabatannya sebagai pimpinan DPRD di Kota Depok,” tuturnya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (25/9/2022).

Terkini, Tb Ace Hasan Syadzily sudah meminta DPD Partai Golkar untuk menelusuri motif dari tindakan arogansi yang dilakukan Tajudin Tabri.

Ia berujar bahwa pihaknya sama sekali tak membenarkan aksi main hakim sendiri, dan seluruh kadernya harus menghormati hukum serta tak boleh melakukan kekerasan atas nama apapun.

Baca juga: Aksi Pimpinan DPRD Depok Permalukan Sopir Truk Berujung Laporan Polisi, Korban: Injak Harga Diri

“Bagi kami, Partai Golkar sikapnya jelas. Tidak boleh seseorang main hakim sendiri. Kader Partai Golkar harus menghormati hukum dan penegakannya harus dilakukan penegak hukum. Kader Golkar tidak boleh melakukan kekerasan atas nama apapun,” pungkasnya menegaskan.

 

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved