Siap-Siap! PKL yang Masih Bandel di Kota Tua Bakal Ditertibkan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bakal tertibkan PKL yang masih nekat berdagang di Kota Tua, Jakarta Barat.

TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Wajah baru kawasan Kota Tua usai direvitalisasi, Kamis (25/8/2022). Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bakal tertibkan PKL yang masih nekat berdagang di Kota Tua, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kembali buka suara menyoal Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih nekat berdagang di Kota Tua, Jakarta Barat.

Pria yang akrab disapa Ariza ini berjanji bakal melakukan penertiban terhadap PKL yang bandel.

"Ya tentu, semua kita jaga kita tertibkan agar lebih baik lagi," katanya, Sabtu (24/9/2022).

Sebagai informasi, pasca revitalisasi berbagai fasilitas mulai dihadirkan di Kota Tua termasuk menjadikan kawasan tersebut masuk dalam low emmision zone (lez).

Pertama yakni jalur pejalan kaki. Pasalnya, proses revitalisasi ini untuk pembangunan jalur pejalan kaki di kawasan Kota Tua.

Baca juga: Hadir Mulai Hari Ini, Festival #IniJakarta di Kota Tua Berlangsung Sampai Akhir Pekan

Kemudian, kawasan Kota Tua sudah terhubung dengan kereta api dan Transjakarta.

Terbaru, selama proses revitalisasi juga ada pembangunan Stasiun MRT. Sehingga PKL diimbau tidak berjualan di lokasi tersebut.

"Ya memang Kota Tua itu menjadi kawasan yang semakin baik, menarik, keren, cantik, PKL ya namanya PKL cari makan, sekalipun sudah kita tertibkan, masih saja ada yang bandel. Untuk itu mari kita kerja sama. Kita sudah siapkan lokasi-lokasi binaan, bukan tidak boleh, tapi diatur tempatnya supaya bisa terawat, terjaga kebersihan, kerapihan, keindahan kota tetap terjaga. Bukan dilarang tapi diatur titiknya," pungkasnya.

Dilansir dari kompas.com, Pemerintah Kota Jakarta Barat menggratiskan biaya sewa selama dua bulan bagi pedagang kaki lima (PKL) yang menempati gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Kota Tua di Jalan Kali Besar Timur.

"Karena pengelola jiwa sosialnya tinggi, jadi dua bulan gratis," kata Camat Taman Sari, Agus Sulaeman dilansir dari Antara, Kamis (25/8/2022).

Agus mengatakan, fasilitas dua bulan tanpa bayar sewa itu diberikan agar para PKL tidak merasa terbebani saat menempati gedung Kemenkeu tersebut.

Setelah dua bulan, Pemkot Jakbar dan pengelola gedung akan merundingkan biaya sewa bulanan per kios dengan pedagang yang ada.

"Baru kami akan musyawarahkan. Yang pasti harganya tidak akan juta-jutaan dan memberatkan mereka," kata Agus.

Baca juga: Anies Baswedan Dikritik Gegara Ganti Nama Kota Tua, Gerindra Pasang Badan: Batavia kan Jakarta Juga

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved