Persija Jakarta
Persib Vs Persija 2022: Thomas Doll Wajib Waspada, Luis Milla Selalu Rotasi Pemain
Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll wajib mewaspadai taktik arsitek Persib Bandung Luis Milla. Pasalnya, Luis Milla selalu rotasi posisi pemain Persib
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll wajib mewaspadai taktik arsitek Persib Bandung Luis Milla.
Bentrok Persib Vs Persija bakal tersaji di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (2/10/2022).
Pasalnya, pelatih asal Spanyol itu selalu merotasi posisi pemain di setiap laga Persib Bandung.
Pemain yang terkena rotasi posisi di skuat Maung Bandung pun terungkap.
Luis Milla selalu merotasi posisi Henhen Herdiana, Daisuke Sato, Rachmat Irianto, Febri Hariyadi dan Frets Butuan.
Perubahaan posisi lima pemain Persib Bandung itu terkait skema yang digunakan oleh Luis Milla.
Baca juga: Mau Lawan Persija, Bobotoh Malah Demo Persib Secara Besar-besaran, Terkuak Ini Sumber Masalahnya
Skema yang kini kerap digunakan oleh Luis Milla adalah 3-4-3.
Henhen Herdiana yang akrab dengan posisi bek kanan digeser oleh Luis Milla ke posisi gelandang kanan.
Bek asing Persib Bandung asal Filipina, Daisuke Sato yang memiliki posisi murni bek kiri digeser menjadi bek tengah kiri.

Sementara Febri Hariyadi dan Frets Butuan yang biasa akrab dengan posisi winger diubah belakang menjadi seorang bek kiri dan gelandang serang.
Sedangkan Rachmat Irianto yang dikenal sebagai pemain multifungsi dieksplorasi lebih oleh Luis Milla di tiga posisi berbeda yakni bek kanan, gelandang bertahan dan bek tengah.
Adanya beberapa perubahan itu berpotensi akan dilakukan Luis Milla saat berjumpa Macan Kemayoran.
Baca juga: Jelang Persib Vs Persija Terungkap Kuatnya Stamina Pemain Macan Kemayoran: Tidur Mereka Setara Kerja
Tentu, adanya bolak-balik perubahan posisi pemain tak serta merta hanya digunakan untuk menguji kemampuan anak asuhnya saja.
Perubahan dan pergeseran posisi pemain tersebut juga diprediksi merupakan siasat Luis Milla untuk kecoh pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll.
Andai tak mampu membaca potensi skema dan juga perubahan yang dilakukan oleh Luis Milla, Thomas Doll berpotensi terjungkal di Kota Kembang.