JJ Rizal Sebut Anies Baswedan Torehkan Noda Hitam: Pembangunan Halte Transjakarta Bundaran HI

JJ Rizal turut mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berhenti melanjutkan pembangunan halte Transjakarta B undaran HI.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Suasana penumpang TransJakarta saat turun di Halte TransJakarta Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sejarawan JJ Rizal mengkritisi revitalisasi halte Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Diungkapkan juga via Twitter pribadinya, JJ Rizal menyebut revitalisasi halte Transjakarta Tosari-Bundaran Hotel Indonesia (HI) tersebut merusak karena menutupi pandangan ke arah Patung Selamat Datang yang berstatus objek diduga cagar budaya (ODCB).

Ia turut mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berhenti melanjutkan pembangunan tersebut dan menyarankan arsitektur yang lebih respek terhadap kawasan sejarah bila ingin dilanjutkan.

Selain itu, hal ini dinilainya berdampak pada catatan emas orang nomor satu di DKI itu.

Pembangunan revitalisasi ini dinilainya menjadi noda hitam dari segudang prestasi yang kerap diumbar Anies.

Baca juga: JJ Rizal Desak Anies Stop Revitalisasi Halte TransJakarta yang Tutupi Patung Selamat Datang

"Ya, sayang sekali begitu banyak prestasinya Pak Anies, dalam konteks ini kalau kita buka lembaran buku periode kepemimpinan Pak Anies, kasus halte Transjakarta ini akan menjadi noda hitam dalam catatan emasnya dia selama di pemerintahan," ucapnya, Jumat (30/9/2022).

Diwartakan sebelumnya, Sejarahwan JJ Rizal desak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berhenti melanjutkan revitalisasi halte Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Diungkapkan melalui Twitter pribadinya, JJ Rizal menyebut revitalisasi halte Transjakarta Tosari-Bundaran Hotel Indonesia (HI) tersebut merusak karena menutupi pandangan ke arah Patung Selamat Datang yang berstatus objek diduga cagar budaya (ODCB).

"Pak gubernur @aniesbaswedan mohon stop pembangunan halte @PT_Transjakarta tosari-bundaran hi yg merusak pandangan ke patung selamat datang en henk ngantung fontein warisan presiden sukarno dgn gubernur henk ngantung sbg poros penanda perubahan ibukota kolonial ke ibukota nasional," cuitnya dikutip dari Twitter @JJrizal, Jumat (30/9/2022).

Menurutnya, Patung Selamat Datang Heng Ngantung turut menjadi simbol keramahan bangsa, semangat bersahabat melaksanakan ketertiban dunia berdasar kemerdekaan, perdamaian abadi, keadilan sosial.

Sejarawan JJ Rizal menjadi pembicara dalam acara 'Tantangan Budaya Betawi Hadapi Arus Liberalisasi Global yang digelar di Warun Komando, Jl. DR. Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (6/3/2016). Dalam acara tersebut, lelaki yang mengaku keturunan asli Betawi itu menyatakan, bahwa Kesenian Tradisional Ondel-ondel dipengaruhi oleh Kebudayaan China berupa bonek raksasa bernama Kaioshin. Kini, JJ Rizal berbicara tentang pesan di balik nama Jalan Kebon Kcang dan Bambu Apus yang diganti Gubernur Anies Baswedan.
Sejarawan JJ Rizal menjadi pembicara dalam acara 'Tantangan Budaya Betawi Hadapi Arus Liberalisasi Global yang digelar di Warun Komando, Jl. DR. Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (6/3/2016). Dalam acara tersebut, lelaki yang mengaku keturunan asli Betawi itu menyatakan, bahwa Kesenian Tradisional Ondel-ondel dipengaruhi oleh Kebudayaan China berupa bonek raksasa bernama Kaioshin. Kini, JJ Rizal berbicara tentang pesan di balik nama Jalan Kebon Kcang dan Bambu Apus yang diganti Gubernur Anies Baswedan. (Tribunnews)

"Hotel Indonesia bukan hanya simbol awal pariwisata modern indonesia pasca kolonial, tapi arsitektur karya abel sorensen, arsitek markas besar PBB di New York bersama presiden sukarno dgn para maestro lukis en sastra indonesia yg oleh sukarno disebut "pembuka wajah muka indonesia"," lanjutnya.

Kata JJ Rizal, kawasan bersejarah warisan Sukarno sudah menjadi sasaran aksi vandalisme dalam 20 tahun terakhir.

Sehingga bila pembangunan revitalisasi ini tak dihentikan dinilainya Jakarta kaya infrastruktur namun miskin karakter.

"Sekali lagi mohon pak gubernur @aniesbaswedan stop pembangunan halte @PT_Transjakarta yang arogan di kawasan cagar budaya penanda sejarah perubahan kota kolonial jadi kota nasional warisan Sukarno, jangan biarkan halte-halte itu jadi noda di buku sejarah masa pemerintahan bapak yang kaya prestasi," ungkapnya.

"Semoga @PT_Transjakarta menemukan model arsitektural yg lebih pantas en menguatkan vista sejarah yg berharga, kaya nilai serta perlu dirayakan sebagai berkah dari pendiri bangsa," pungkasnya.

 

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved