Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022
Daftar Rumah Sakit dan Puskesmas Tempat Suporter Meninggal dan Dirawat Pascalaga Arema Vs Persebaya
Berikut daftar rumah sakit dan puskesmas di Malang dan sekitarnya tempat merawat suporter korban terluka dan meninggal pascalaga Arema Vs Persebaya.
TRIBUNJAKARTA.COM, MALANG - Sepakbola Indonesia berduka. Pascalaga Arema Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang, sementara 129 orang meninggal dunia dan dirawat.
Dari 129 orang meninggal, dua di antaranya polisi, yakni Bripka Andik dan Briptu Fajar Yoyok. Sementara menurut Akmal Marhali, Koordinator Save Our Soccer (SOS) ada 139 orang.
"Total ada 129 korban yang meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto, Minggu (2/10/2022).
Perinciannya, 34 korban tewas di dalam stadion, dan sisanya meninggal dalam perawatan di rumah sakit.
Laga Arema Vs Persebaya berakhir 2-3, dan membuat Aremania kecewa. Sebagian suporter langsung turun ke lapangan yang memicu kerusuhan.
Baca juga: Laga Persib vs Persija Ditunda Buntut Tragedi Kanjuruhan? Ini Sikap Manajemen Macan Kemayoran
Suasana makin parah Ketika polisi menembakan gas air mata. Seketika ratusan orang tumbang. Sebagian dari mereka terinjak-injak, dengan kondisi sangat memprihatinkan.
Berikut daftar rumah sakit dan puskesmas tempat merawat suporter terluka dan meninggal.
A. Rumah Sakit Hasta Husada Kepanjen :
- Pasien meninggal dunia: 4 orang
- Pasien dalam perawatan : 20 orang
B. Rumah Sakit Wava Husada Kepanjen
- Pasien meninggal dunia: 73 orang
- Pasien dalam perawatan : 19 orang
C. Rumah Sakit Teja Husada Kepanjen
- Pasien meninggal dunia: 34 orang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/gas-air-mata-pascalaga-Arema-Vs-Persebaya.jpg)