Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Tak Mau Setor Upeti ke Konsorsium 303, Pria Ini Dipenjara dan Ijazah Disita, Sudah Minta Tolong LPSK

Mengaku karena tak mau setor upeti ke konsorsium 303, seorang pria bernama Ali harus mendekam di penjara selama 2 tahun.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Istimewa
Bagan Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 yang beredar di aplikasi pesan singkat. Mengaku karena tak mau setor upeti ke konsorsium 303, seorang pria bernama Ali harus mendekam di penjara selama 2 tahun. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Mengaku karena tak mau setor upeti ke konsorsium 303, seorang pria bernama Ali harus mendekam di penjara selama 2 tahun.

Tak hanya itu, Ali mengaku semua berkas-berkas pribadinya seperti ijazah ditahan oleh pihak yang disebutnya konsorsium 303.

Ali sudah mengadukan hal ini ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk mendapat perlindungan.

Tapi hingga kini belum ada balasan yang diterimanya.

Penuturan itu disampaikan Ali di hadapan jurnalis Kompas TV Aiman Witjaksono.

Baca juga: Usai Ferdy Sambo Dipecat & Putri Candrawathi Ditahan, Rumah Otak Pembunuh Brigadir J Dijaga Preman

Adapun Ali adalah orang yang mengaku sebagai bekas anggota Konsorsium 303 sebelum akhirnya tak mau lagi membayar upeti dan berujung pada dirinya yang dijebloskan ke penjara.

Diketahui, isu konsorsium 303 mencuat dalam kasus pembunuhan berencana oleh Ferdy Sambo terhadap Brigadir J.

Konsorsium 303 merajuk pada sindikat mafia yang mengelola bisnis judi di tanah air.

Bagan Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 yang beredar di aplikasi pesan singkat.
Bagan Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 yang beredar di aplikasi pesan singkat. Mengaku karena tak mau setor upeti ke konsorsium 303, seorang pria bernama Ali harus mendekam di penjara selama 2 tahun. (Istimewa)

Dalam program Aiman Kompas TV, Ali menceritakan perkenalannya dengan konsorsium 303.

Awalnya, ia bercerita tentang oknum polisi yang mendatangi langsung markas judi online untuk mengajak gabung ke Konsorsium 303.

Dalam operasinya, oknum polisi tersebut mendatangi beberapa markas yang memang sudah menjadi targetnya.

“Oknum polisinya mendatangi langsung tempat-tempat yang sudah ditarget mereka,” kata Ali dalam program Aiman di KOMPAS TV.

Oknum polisi yang hadir tersebut menawari mereka untuk bergabung ke dalam konsorsium.

Jika tidak bergabung, kata Ali, oknum polisi tersebut mengatakan akan memproses secara hukum web judi onlinenya.

Baca juga: Ibu Brigadir J Sadar Ciptaan Tuhan, Mau Ampuni Ferdy Sambo & Putri Candrawathi Asal Ini Dijalankan

“Ada yang bilang, ini web kamu belum ada konsorsium mau gabung atau gimana, apa mau kita proses aja secara hukum,” ucap Ali.

Halaman
1234
Sumber: KOMPAS
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved