Masjid Jakarta Islamic Centre Kebakaran
Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Kubah Masjid Jakarta Islamic Centre
Heru juga menegaskan kebakaran tidak merembet ke bangunan lainnya, melainkan hanya di bagian kubah masjidnya saja.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Tim Puslabfor Bareskrim Polri melakukan olah TKP di lokasi kebakaran kubah Masjid Jakarta Islamic Centre, Kamis (20/10/2022) siang.
Pantauan di lokasi, sebanyak empat orang anggota Puslabfor Polri didampingi tiga anggota Polres Metro Jakarta Utara masuk melalui pintu tengah masjid utama Jakarta Islamic Centre.
Petugas masuk menaiki tangga dari lantai dasar menuju ke lantai 3, tempat keberadaan puing-puing kubah yang runtuh pada saat kebakaran Rabu kemarin.
Petugas juga sempat memfoto area masjid utama Jakarta Islamic Centre baik dari luar maupun dalam bangunan demi kepentingan penyelidikan.
"Hari ini, kami fokus dulu sama Puslabfor-nya, olah TKP di sini. Nanti ada dari tim juga, mungkin dari polres, polsek yang datang ke sini," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febri Isman Jaya di lokasi.
Baca juga: Heru Budi Hartono Janji Segera Perbaiki Masjid Jakarta Islamic Center yang Terbakar
Febri menuturkan, dalam proses olah TKP, tim Puslabfor Bareskrim Polri akan mengambil sampel dari puing-puing sisa kebakaran untuk memaksimalkan penyelidikan.
Puslabfor juga akan memetakan titik awal api untuk mengungkap penyebab kebakaran kemarin.
"Mungkin sampel-sampelnya diambil ya. Sampelnya seperti apa. Terus mungkin apa penyebabnya, nanti hasil dari itu akan kami sampaikan setelah olah TKP," kata Febri.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran kubah Masjid Raya Jakarta Islamic Centre terjadi Rabu (19/10/2022) petang sekira pukul 15.15 WIB selepas salat asar.
Kebakaran terjadi saat sedang ada pekerjaan renovasi kubah masjid yang menelan dana Rp 9,7 miliar.
Menurut salah satu pekerja, Nano Sumarno, api berkobar saat ada pengerjaan pembakaran membran aspal gulung.
"Pada saat pengerjaan ada percikan api, percikan api. Kita lagi bakar membran aspal gulung, proses water proofing, ada percikan," kata Nano.
Api kemudian membesar sehingga membakar seluruh bagian kubah masjid karena adanya angin kencang saat kebakaran terjadi.
Dengan pengerahan 21 unit mobil damkar dan 80 personel, pemadaman memasuki tahap pendinginan sekitar pukul 17.30 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Tim-Puslabfor-Bareskrim-Polri-olah-TKP-di-Masjid-Raya-Jakarta-Islamic-Centre.jpg)