Persija Jakarta
Persija Jakarta Era Thomas Doll Makin Bernuansa Eropa, Peluang Krmencik Dobrak Hegemoni Simic
Tradisi Persija Jakarta mendatangkan pemain asal Eropa makin kental terasa di era Thomas Doll. Peluang Michael Krmencik mendobrak hegemoni Simic.
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Tradisi Persija Jakarta mendatangkan pemain asal Eropa makin kental terasa di era Thomas Doll.
Macan Kemayoran kerap mempecayakan pemain asal Eropa untuk menambah amunisi skuak kebanggaan asal ibu kota.
Pelatih asal Jerman Thomas Doll pun mendatangkan Ondrej Kudela, Michael Krmencik dan Hanno Behrens untuk mengarungi Liga 1 2022.
Tak hanya musim ini, tercatat Persija Jakarta merekrut Joan Thomas Campasol pada Liga 1 2018.
Kemudian, Marco Motta pada Liga 1 2020.
Baca juga: Persija Jakarta Tumbang Kontra Macan Muda, The Jakmania Beri Jempol: Asah Taring
Macan Kemayoran mendatangkan Joan Tomas Campasol pada era kepelatihan Julio Banuelos dari klub asal Yunani, PAS Lamia.
Sementara Marco Motta digaet Persija Jakarta dengan status tanpa klub setelah sebelumnya memperkuat klub Liga Siprus, Omonia Nicosia.
Tak lupa sosok pemain asal Eropa Persija Jakarta yang paling sensasional dan sudah banyak dianggap sebagai legenda adalah Marko Simic.

Selama hampir empat musim memperkuat Persija Jakarta, Simic melakukan tugasnya sempurna di lini depan Persija Jakarta.
Total 111 pertandingan telah dilakoni striker asal Kroasia itu dengan catatkan 73 gol dan 6 assist serta 9448 menit bermain.
Catatan itu menjadi catatan terbaik striker sepanjang masa Persija Jakarta.
Dan kini, potensi penerus bahkan pendobrak hegemoni statistik mengerikan Marko Simic ada di era Michael Krmencik.
Didatangkan Persija Jakarta pada bursa transfer awal musim Liga 1 2022 bersama Ondrej Kudela, Michael Krmencik jadi satu striker yang terhitung cepat beradaptasi di Liga Indonesia.
Di awal kiprahnya selama 9 pertandingan di Persija Jakarta, Michael Krmencik mampu bukukan 5 gol dari 737 menit bermain.
Baca juga: Sebulan Lagi Genap Berusia 94 Tahun, Simak Lagi Sejarah Panjang Persija: Klub Tersukses di Indonesia
Catatan itu tentu berpotensi terus bertambah setelah kontrak jangka panjangnya selama tiga musim hingga 30 Mei 2025 ia sepakati bersama Persija Jakarta.