Cerita Kriminal

Polsek Mampang Prapatan Tangkap Pasutri Pengedar Narkoba di Depok, 7 Plastik Klip Sabu Disita

Pasutri di Depok ditangkap aparat Polsek Mampang Prapatan karena edarkan sabu.

muslimin emba/tribun-timur.com
ILUSTRASI penangkapan pengedar narkoba. Pasutri di Depok ditangkap aparat Polsek Mampang Prapatan karena edarkan sabu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG PRAPATAN - Polsek Mampang Prapatan, Jakarta Selatan menangkap pasangan suami istri (pasutri) pengedar narkoba jenis sabu.

Keduanya yaitu berinisial A (39) dan DJ (32).

Polisi juga meringkus pria berinisial RM (38), rekan pasutri yang diduga ikut terlibat dalam menjual barang haram itu.

Penangkapan ketika pengedar narkoba itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Mampang Prapatan AKP Budi Laksono.

"Iya betul, tiga orang tersebut kami tangkap di awal bulan November," kata Budi saat dikonfirmasi, Senin (7/11/2022).

Baca juga: Cerita 2 Orang Mengaku dari LSM di Kampung Boncos: Awalnya Jago Ngeles, Pas Dites Positif Sabu

Budi menjelaskan, penangkapan ketiga pelaku berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan adanya transaksi narkoba di wilayahnya.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap A, DJ, dan RM di Depok, Jawa Barat.

"Ketiga pelaku kami amankan di kawasan Cipayung, Depok," ujar Budi.

Dari tangan pasutri dan seorang rekannya itu, polisi menyita tujuh plastik klip berisi narkoba jenis sabu.

Selain itu, polisi juga mengamankan empat handphone (HP), satu unit sepeda motor, dan uang tunai Rp 2,5 juta.

"Dari hasil tes urine ketiganya didapati positif (narkoba)," ungkap Budi.

Polisi telah menetapkan A, DJ, dan RM sebagai tersangka. Ketiganya dijerat Pasal 112 ayat (1), Pasal 114 ayat (1), dan pasal 127 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved