Penemuan Mayat Satu Keluarga

3 dari 4 Mayat Satu Keluarga di Kalideres Mengering Bertabur Kapur Barus, Ada yang Sandar ke Kursi

Terungkap, tiga dari empat mayat satu keluarga di rumah Blok AC5 No 7, Citra Garden 1 Extension, Kalideres, kondisinya mengering. Satu laginya basah.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Y Gustaman
Tangkapan layar TV One
Polisi mengevakuasi penemuan mayat satu keluarga terdiri dari empat orang, yakni pasangan suami istri, anak usia 30 tahun dan ipar di rumah Blok AC5 No 7, Perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (10/11/2022) malam. Terungkap, tiga dari empat mayat kondisinya mengering dan bertabur kapur barus. Ada satu mayat bersandar di kursi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Tiga dari empat mayat satu keluarga saat ditemukan di rumah Blok AC5 No 7, Citra Garden 1 Extension, Kalideres, kondisinya mengering.

Informasi yang didapat TribunJakarta.com dari tetangga sekitar, keluarga Rudianto menetap di perumahan Citra Garden 1 Extension sudah lebih dari 20 tahun.

Keempat mayat satu keluarga ditemukan pada Kamis (10/11/2022) pukul 18.00 WIB itu atas nama pasangan suami istri Rudianto (71), Margaret (68), anaknya Dian (42) dan ipar Budianto (69).

Warga didampingi Asiung, Ketua RT 007/RW 015, terpaksa mendobrak rumah keluarga Rudianto karena sudah tak kuat dengan bau busuk yang tercium hingga radius 10 meter.

Baca juga: Satu Keluarga Tewas Membusuk di Kalideres, Kesaksian RT, Penjelasan Polisi sampai Pengakuan Saudara

Salah satu tetangga korban tersebut adalah Alvaro Roy (33).

Ia mengaku mencium bau bangkai saat berada di depan rumahnya. Ia juga mendengar penjelasan dari polisi bahwa ada taburan kapur barus di dalam rumahnya.

Rupanya, muasal bau berdasar penjelasan polisi datang dari salah satu mayat yang kondisinya masih basah.

Sementara tiga mayat lainnya sudah ditaburi kapur barus.

"Kapur barus itu semacam formalin. Jadi tiga orang yang meninggal di dalam sudah dipenuhi kapur barus. Gak kecium baunya," ucap Alvaro Roy kepada TribunJakarta.com, Jumat (11/11/2022).

"Malah yang kecium baunya satu jenazah yang baru seminggu meninggal," sambung Alvaro Roy.

Selain kapur barus, ia mengatakan terdapat lilin di dalam rumah tersebut.

Informasi yang beredar, lilin itu sebagai penerangan rumah. Karena setelah keluarga Rudianto menunggak bayar, petugas PLN mencabut aliran listrik dari rumah itu.

"Dia mungkin sudah siapin lilin. Tapi sebelum listrik mati, sudah meninggal duluan," lanjut Alvaro Roy.

Petugas keamanan perumahan sampai enggan masuk ke dalam rumah karena tak kuan mencium bau bangkai.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved