Piala Dunia 2022
8 Stadion Piala Dunia 2022 Lengkap dengan Foto, Jadwal Laga Apa Saja dan Filosofi Arsitekturnya
Delapan stadion dipakai Piala Dunia 2022 Qatar dari 20 November hingga 18 Desember. Berikut profil dan laga apa saja yang berlangsung di tiap stadion.
Penulis: Muji Lestari | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Qatar sebagai tuan rumah menggunakan delapan stadion untuk perhelatan akbar Piala Dunia 2022 yang berlangsung pada 20 November hingga 18 Desember.
Kota Al Khor dengan Stadion Al-Bayt jadi venue pembukaan Piala Dunia 2022 dengan laga perdana Grup A, Qatar Vs Ekuador pada Minggu (20/11/2022) pukul 23.00 WIB.
Kemudian kota Lusail dengan Stadion Lusail yang begitu mewah, menjadi venue laga final sekaligus penutup Piala Dunia 2022.
Berikut ini profil 8 stadion yang menjadi panggung unjuk gigi 32 tim dari 5 konfederasi sepak bola yang akan bersaing memperebutkan gelar juara.
FIFA sebagai induk sepakbola dunia pun sudah membagi setiap stadion sebagai venue untuk setiap pertandingan dimulai dari fase grup.
Baca juga: Prediksi Qatar Vs Ekuador Piala Dunia 2022, Lengkap Profil Bintang, Daftar Pemain dan Prestasi
Seluruh pertandingan Grup A, B, E dan F akan disebar di Stadion Al Bayt, Stadion Khalifa International, Stadion Al Thumama dan Stadion Ahmad bin Ali.
Sementara pertandingan Grup C, D, G dan H akan disebar di Stadion Lusail, Stadion Education City, Stadion 974 atau Stadion Ras Abu Aboud dan Al Janoub.
Perlu dicatat, Qatar menjadi negara di Timur Tengah pertama sebagai tuan rumah Piala Dunia. Berikut profil 8 stadion Piala Dunia 2022 lengkap dengan Foto, laga apa saja dan filosopi di balik arsitekturnya,
1. Stadion Al Bayt

Stadion Al Bayt terletak di kota Al Khor. Arena ini akan menjadi lokasi upacara pembukaan Piala Dunia 2022 pada 20 November mendatang yang tinggal menghitung hari.
Stadion berkapasitas 60 ribu penonton itu memiliki sertifikat ramah lingkungan dan beberapa fasilitas mewah di dalamnya, seperti hotel bintang lima yang memiliki view langsung menghadap area dalam lapangan.
Atap Stadion Al Bayt yang dibangun pada 2014 dan selesa ipada November 2021 ini memiliki fitur buka tutup sesuai kebutuhan selama pertandingan.
Nama stadion terinspirasi dari bayt al sha'ar, yaitu tenda yang menjadi tempat berteduh orang-orang nomaden di Qatar dan wilayah Teluk Arab.
Desain arsitektur Stadion Al Bayt menggambarkan warisan masa lalu dan masa kini Qatar, dengan tetap memperhatikan masa depan masyarakat.
Stadion Al Bayt masuk kawasan dengan banyak lapangan multiolahraga yang terbuka untuk umum. Sekeliling Stadion Al Bayt kawasan hijau dengan area bermain dan stasiun latihan, trek lari, sepeda, arena menunggang kuda hingga unta.