Viral di Media Sosial
Hotman Paris Marah Lihat Ibu di Serang Lehernya Dirantai Anak, Minta Polisi Mengusut: Ini Pidana!
Hotman Paris marah melihat seorang ibu di Serang lehernya dirantai oleh anak kandungnya. Hotman Paris meminta polisi segra turun tangan.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
Ani dirantai di tengah hutan, tanpa ada tempat berlindung sama sekali. Saat hujan Ani akan kebahasan.
Rantai yang melingkar di leher Ani hanya sepanjang 1 meter, hal tersebut menyebabkan wanita tua itu tak bisa bergerak dengan bebas.
Saat pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Andri, Ani bahkan tak mengenakan pakaian dengan layak.
Ani hanya mengenakan pakaian dalam yang sangat lusuh.
Merasa iba dengan Ani, Andri lalu memberikan makanan dan membangun tenda sederhana agar wanita tersebut bisa berteduh.
Berkat Andri, berita soal penderitaan Ani sampai ke telinga perangkat desa dan relawan Detik Asa, Asril.
Baca juga: Bikin Nangis, Kesaksian Nenek Bocah Kelaparan yang Viral Dirantai Orang Tua: Saya Gak Bisa Apa-Apa
"ODGJ tersebut akan kita evakuasi, kita sudah berada di Puskesmas," ucap relawan DetikAsa Asril, dikutip TribunJakarta dari YouTube Detik Asa.
Pihak Puskemas menjelaskan, Ani berasal dari Lampung, ia lalu diantarkan pihak keluarga ke anaknya yang menetap di Kecamatan Petir.
Bukannya dirawat, anak Ani malah melakukan pemasungan tak manusiawi terhadap ibu kandungnya tersebut.
"Dipulangkan dari Lampung, diantar ke anaknya yang ada di sini, kemudian mungkin karena merasa terganggu, akhirnya dilakukan pasung," ucap pihak Puskesmas Kecamatan Petir.
Lurah, Camat, dan pihak puskemas bersama relawan Detik Asril kemudian mendatangi hutan tempat pemasungan Ani.
Camat setempat menjelaskan Ani baru sekitar lima hari dirantai lehernya.
Ani diduga kerap mengamuk dan merusak rumah keluarganya.
Baca juga: Mbah Bukain Ucap Bocah di Bekasi yang Dirantai ke Nenek, Dianiaya Ayah Cuma Karena Makannya Banyak
"Baru beberapa hari, sekitar lima hari, kalau enggak begini, rusak semua rumah warga, rumah keluarganya," ucap camat.
"Kami tidak menyalahkan pihak keluarga mungkin memang sampai situ kemampuannya, tapi untuk saat ini pasung sudah tidak boleh," imbuh relawan Detik Asa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Hotman-Paris-marah-melihat-seorang-ibu-di-Serang-lehernya-dirantai.jpg)