PSI Sebut Keputusan Heru Budi Hartono Soal UMP DKI 2023 Belum Ideal untuk Kaum Pekerja

Adrian Untaya mengakui angka tersebut sejatinya belum ideal lantaran masih jauh dari nominal yang diinginkan pekerja atau buruh.

ISTIMEWA
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian Untayana (kiri) saat bersama Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untaya turut berkomentar soal keputusan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono menetapkan upah minimum provinsi (UMP) 2023 naik 5,6 persen jadi Rp 4,9 juta.

Ia pun mengakui, angka tersebut sejatinya belum ideal lantaran masih jauh dari nominal yang diinginkan pekerja atau buruh, yaitu naik 10,55 persen menjadi Rp5,1 juta.

"UMP 2023 Rp 4,9 juta itu tidak terlalu rendah, sekalipun mungkin belum ideal untuk pekerja," ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (30/11/2022).

Walau demikian, politikus muda ini memaklumi besaran UMP DKI 2023 yang ditetapkan oleh Heru Budi.

Pasalnya, resesi global yang diprediksi para ekonomi terjadi di 2023 mendatang dikhawatirkan mempengaruhi kondisi ekonomi di Jakarta.

Baca juga: Setuju Kenaikan UMP DKI 2023 Jadi Rp 4,9 Juta, PDIP: Angka Itu Lebih Moderat

Oleh karena itu, ia menyebut, besaran UMP 2023 yang ditetapkan Heru Budi ini sudah memenuhi batas minimum sesuai dengan regulasi.

Adapun regulasi yang dimaksud Justin ialah Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022.

"Dalam dunia usaha, ketentuan undang-undang adalah hal minimal yang harus dipenuhi oleh pihak pengusaha. Jadi, saya kira Pemprov sudah memberikan penetapan minimal," ujarnya.

Sebagai informasi, keputusan Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono menaikan UMP 2023 sebesar 5,6 persen menjadi Rp 4,9 juta menimbulkan perdebatan.

Keputusan ini pun ramai-ramai ditolak oleh pengusaha maupun buruh yang tetap kekeh dengan pendiriannya masing-masing.

Justin Adrian Untayana, anggota DPRD DKI Jakarta dari partai PSI untuk periodeĀ  2019-2014 ungkap akan mudah beradaptasi, Senin (26/8/2019)
Justin Adrian Untayana, anggota DPRD DKI Jakarta dari partai PSI untuk periodeĀ  2019-2014 ungkap akan mudah beradaptasi, Senin (26/8/2019) (TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina)

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai angka yang ditetapkan Heru ini tak memiliki dasar hukum yang kuat.

Sebab, mereka masih berpedoman pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

Mereka pun tetap kekeh minta UMP 2023 hanya naik 2,6 persen menjadi Rp4,7 juta.

Di sisi lain, angka Rp4,9 juta ini dinilai masih sangat kecil oleh para buruh.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pun bakal menggelar aksi demo pada Kamis (30/11/2022) di Balai Kota Jakarta.

Para buruh bakal menggelar aksi demo untuk menuntut Heru Budi merevisi keputusannya itu dan menaikan UMP 2023 sebesar 10,55 persen menjadi Rp5,1 juta.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved