Hati Kecil Emak Dea Ingin Kampung Boncos Bebas Narkoba Tapi Takut Lapor: Mikirin Anak Sudah Pusing
Hati kecil Dea ingin tempat tinggal di Kampung Boncos, Jakarta Barat bebas narkoba. Namun ia khawatir keselamatan dirinya dan keluarga.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
"Saya enggak mau mikir ke arah sana, mikirin anak sekolah aja udah pusing," katanya.
Curhat warga ke Kapolsek
Warga yang bermukim di Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat, tak ingin mengusik-usik aktivitas transaksi narkoba di kampung tersebut.
Mereka lebih memilih hidup berdampingan saja tanpa mau menyenggol kegiatan kriminal itu.
Sebab, bila berinisiatif menjadi pahlawan, nyawa mereka bisa jadi taruhannya.
Suatu ketika, Kapolsek Palmerah, AKP Dodi Abdulrohim sempat bertanya kepada warganya itu perihal peredaran narkoba yang marak di sana.
"Setiap kami menanyakan ibu bapak kenapa enggak lapor? Jawabnya enggak berani saya. Saya mikir keselamatan," cerita Dodi kepada TribunJakarta.com di ruangannya pada Rabu (30/11/2022).
Hidup warga juga menjadi tak aman dan diselimuti ketakutan bila melaporkan kejadian itu ke polisi yang datang saat penggerebekan.
Tak ada yang tahu keselamatan jiwa mereka seperti apa bila polisi kemudian pergi dari kampung itu usai menggerebek.
"Bapak (polisi) abis razia kan pulang ke kantor, lah kami pulang ke rumah dan tetap di sini," kata Dodi menirukan ucapan warganya itu.
Baca juga: Gerebek Kampung Boncos Lagi di Awal Bulan, Polsek Palmerah Nyayur 12 Orang
Bahkan tak hanya warga, tokoh masyarakat hingga RT/RW juga tak berani mengambil inisiatif untuk melaporkan kepada polisi.
"Kalau saya analisis, tokoh masyarakat, agama dan penduduk di situ concern mendukung kami untuk memberantas narkoba cuma ya itu tadi mereka berpikir masalah keselamatan juga," jelasnya.
Namun, yang jelas, penggerebekan narkoba di Kampung Boncos tidak akan berhenti.
Jajaran Polsek Palmerah terus akan menggerebek kampung tersebut demi membuat keberadaan bandar maupun pemakai tak nyaman.
"Yang jelas kami ngasih syok terapi dulu, ngasih efek jera supaya mereka tidak nyaman aja di situ," pungkasnya.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/sikon-permukiman-boncos.jpg)