Pemkot Tangerang Kirim 45 Tenaga Kesehatan dan 1.000 Obat Untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

Misi kemanusiaan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang untuk membantu korban bencana alam gempa Cianjur terus berlanjut.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Ega Alfreda/TribunJakarta.com
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah melepas 45 relawan kesehatan untuk membantu para korban gempa di Cianjur di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (2/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Misi kemanusiaan yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang untuk membantu korban bencana alam gempa Cianjur terus berlanjut.

Sebelumnya Pemkot Tangerang mengirimkan tim BPBD untuk bantuan tenaga.

Kini, bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tangerang, Pemkot Tangerang menerjunkan tim kesehatan.

Guna memberikan layanan kesehatan gratis kepada para korban gempa.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah melepas keberangkatan tim gabungan tenaga kesehatan sebanyak 45 personel yang terhimpun dari berbagai profesi.

"Berikan layanan kesehatan yang ramah untuk membantu warga di sana. Bantu mereka supaya tetap semangat dan bisa segera pulih seperti sedia kala," ujarnya di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (2/12/2022).

Arief menerangkan, keberangkatan tim kesehatan ke Cianjur merupakan misi lanjutan.

Baca juga: Ketua MUI DKI Temui Heru Budi, Ormas Islam di Jakarta Bakal Galang Donasi untuk Korban Gempa Cianjur

Dimana, sebelumnya Pemkot Tangerang menerjunkan 20 orang tim BPBD untuk membantu proses evakuasi dan distribusi logistik.

"Jaga kesehatan agar bisa menjalankan tugas dengan baik dan kembali berkumpul bersama keluarga," pesannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni menjelaskan, 45 personel yang diberangkatkan ke Cianjur terdiri dari dokter, perawat, tenaga kesehatan lingkungan, relawan dan pengemudi ambulans.

Selain itu, ditambah dengan tiga unit ambulans dan empat mobil operasional.

"Untuk obat-obatan kami siapkan untuk 1.000 pasien," tukas Dini.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved