Depok Minta Alat Penyaring Sampah Modern ke Bappenas dan PUPR, Harganya Rp 600 Juta

Idris berujar, dengan alat penyaring itu, maka sampah seperti plastik, beling, dan sebagainya akan terpisah sebelum masuk ke kolam penampungan.

Dwi Putra Kesuma/TribunJakarta.com
Wali Kota Depok Mohammad Idris diwawancara di RSUD ASA, Selasa (15/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Wali Kota Depok Mohammad Idris meminta pengadaan mesin penyaring sampah pada Bappenas dan Kementerian PUPR.

Hal tersebut disampaikan Idris usai menerima delegasi dari Laos yang belajar ke Kota Depok menyoal pengolahan limbah sampah.

Saat ini, Idris mengatakan bahwa Kota Depok telah menggunakan teknologi modern ihwal penyaringan limbah sampah, yang dalam arti tak lagi dilakukan secara manual.

"Terkait dengan pengelolaan limbah memang kita ini kota kedua setelah Bali untuk pengelolaan limbah yang dengan teknologi modern, tidak manual lagi," ujar Idris di kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Air Limbah Tinja (UPTD IPLT) Kawasan Kalimulya, Cilodong, Kota Depok, Selasa (6/12/2022).

"Cuma bedanya kalau Bali dibantu dengan pemerintah pusat duitnya gedean. Kalo kita dari APBD masih banyak kekurangan, salah satunya alat penyaring sampah dari mobil ke kolam penampungan," sambungnya.

Baca juga: Pabrik Pengolah Sampah RDF Plant di TPST Bantargebang Sudah 90 Persen, Awal 2023 Beroperasi

Idris berujar, dengan alat penyaring itu, maka sampah seperti plastik, beling, dan sebagainya akan terpisah sebelum masuk ke kolam penampungan.

"Kalau kita ada penyaringnya seperti plastik, beling, itu akan bisa terpisah sebelum masuk ke kolamnya. Kalo sekarang karena penyaringnya belum ada, mungkin bisa disampaikan ke Bappenas dan PUPR bagi duitnya ke Depok untuk beli penyaringnya. Murah kok cuma Rp 600 juta," tuturnya.

"Kami butuh tiga sampai empat unit, sehingga nanti lebih jernih lagi air limbah yang keluar sampai ke kolam," pungkas Idris.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved