ART Curi Logam Mulia 100 Gram dari Rumah Majikan di Jagakarsa, Polisi Tempuh Restorative Justice

Polsek Jagakarsa menangkap ART berinisial RA mencuri logam mulia seberat 100 gram di rumah majikannya di Jalan Moch Kahfi, Jagakarsa.

Kolase Foto TribunJakarta
Kolase Foto ilustrasi pencuri dan emas. Polsek Jagakarsa menangkap ART berinisial RA mencuri logam mulia seberat 100 gram di rumah majikannya di Jalan Moch Kahfi, Jagakarsa. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Polsek Jagakarsa menangkap seorang Asisten Rumah Tangga (ART) berinisial RA mencuri emas murni atau logam mulia seberat 100 gram di rumah majikannya di Jalan Moch Kahfi, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Multazam Lisendra mengatakan, peristiwa pencurian itu dilaporkan pada 24 November 2022.

Laporan korban diterima dan teregistrasi dengan nomor LP/B/4063/XI/2022/SPKT/POLSEK JAGAKARSA/ POLRES METRO JAKSEL/ POLDA METRO JAYA.

Setelah menerima laporan adanya dugaan tindak pidana pencurian sebuah logam mulia seberat 100 gram, anggota unit Reskrim Polsek Jagakarsa melakukan cek TKP dan memeriksa pelapor juga saksi-saksi," kata Multazam dalam keterangannya, Rabu (7/12/2022).

Berdasarkan hasil penyelidikan, jelas Multazam, polisi berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku.

Baca juga: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Sopir Taksi Online Pencuri HP Penumpang di Jaksel Dibebaskan

"Diketahui bahwa saudari RA berada di Cipayung, Jakarta timur, kemudian anggota Unit Reskrim Polsek Jagakarsa melakukan penangkapan terhadap saudari RA," ujarnya.

Kepada polisi, RA mengaku merusak pintu lemari saat mencuri emas milik korban.

Ia juga memiliki kesempatan mencuri lantaran saat kejadian tidak ada orang lain di rumah tersebut.

Setelah ditangkap, RA mengaku telah menjual logam mulia curiannya seharga Rp 78 juta. Namun, ia tidak dapat menunjukkan bukti penjualan.

"Setelah dilakukan pendalaman secara detail akhirnya saudari RA baru mengakui bahwa logam mulia tersebut masih ada dan dititipkan kepada temannya saudari L yang beralamat di Jatibening, Bekasi," ungkap Multazam.

RA mengenal L melalui media sosial sejak 2019. Namun, keduanya belum pernah bertemu secara langsung.

Polisi kemudian menemukan keberadaan L beserta barang bukti logam mulia yang sebelumnya dicuri RA.

"Setelah dilakukan interogasi, saudari L tidak mengetahui bahwa logam mulia tersebut adalah hasil curian," kata Multazam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved