Jelang Nataru, Petugas Gelar Pra Ramp Check di Terminal Kampung Rambutan
Ditargetkan, dalam satu hari sebanyak 30 bus AKAP dari berbagai PO yang mengangkut penumpang di Terminal Kampung Rambutan diperiksa kelaikannya
Penulis: Bima Putra | Editor: Acos Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Terminal Kampung Rambutan melakukan pra ramp check atau uji laik jalan bus antar kota antar provinsi (AKAP) selama Rabu (7/12/2022) hingga Jumat (9/12/2022).
Pra ramp check ini melibatkan petugas gabungan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Unit Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Pulogadung.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Yulza Ramadhoni mengatakan pra ramp check dilakukan sebagai persiapan menghadapi lonjakan penumpang pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.
"Nanti kalau ditemukan adanya kendaraan yang tidak laik jalan kita pasti akan menginformasikan kepada operator bus untuk mengganti unitnya," kata Yulza di Jakarta Timur, Rabu (7/12/2022).
Ditargetkan, dalam satu hari sebanyak 30 bus AKAP dari berbagai PO yang mengangkut penumpang di Terminal Kampung Rambutan diperiksa kelaikannya secara menyeluruh.
Baca juga: Terkuak Dugaan Sementara Kecelakaan Maut di Bekasi, Ternyata Bukan Akibat Rem Blong, Ini Kata Polisi
Pemeriksaan meliputi masa berlaku KIR, fungsi klakson, lampu, kondisi ban, serta aspek lain yang menunjang keselamatan sewaktu bus menempuh perjalanan membawa penumpang.
"Untuk menjamin keselamatan dari penumpang itu sendiri. Kita ingin menjamin keamanan dan kenyamanan calon penumpang di Terminal Kampung Rambutan," ujarnya.
Pada pra ramp check hari pertama petugas gabungan dari Terminal Kampung Rambutan, BPTJ, dan PKB Pulogadung mendapati satu armada bus AKAP yang dinyatakan tidak lulus pemeriksaan.
Pasalnya ditemukan kondisi kaca depan retak, baut ban belakang bagian kanan hilang, kemudian kaca mika belakang kanan pecah, dan mika lampu utama di depan buram.
Baca juga: Jelang Nataru, Polisi Bentuk Satgas Anti Premanisme di Terminal Kampung Rambutan dan Pulogadung
Namun karena masih tahap pra ramp check dan hasil temuan dinyatakan tidak fatal, bus AKAP tersebut hanya diberi teguran untuk memperbaiki kondisi armada selama tiga hari.
"Selain ramp check nanti kita menyiapkan pos terpadu maupun fasilitas layanan kesehatan. Untuk menjamin pengemudi maupun masyarakat yang memang kurang sehat kita akan fasilitasi," tutur Yulza.