Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Muncul Kejanggalan, Ferdy Sambo Sebut Bharada E 5 Kali Tembak Yosua, Tapi Ada 7 Luka: 2 Lagi Siapa?

Ferdy Sambo mengaku tidak menembak Brigadir J. Bharada E disebut melakukan penembakan sebanyak lima kali, tapi ternyata ada tujuh luka di tubuh Yosua.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
Kolase TribunJakarta.com/Tribunnews/Ist
Richard Eliezer atau Bharada E (kiri) mengaku kerap dihantui mimpi buruk didatangi arwah korban selama sekitar tiga pekan seusai menembak mati rekannya sesama ajudan, Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Ferdy Sambo mengaku tidak menembak Brigadir J. Bharada E disebut melakukan penembakan sebanyak lima kali, tapi ternyata ada tujuh luka di tubuh Yosua. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Terdakwa Ferdy Sambo mengaku tidak menembak Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Pengakuan itu disampaikan Ferdy Sambo saat bersaksi untuk terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf dalam sidang perkara pembunuhan berencana di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).

Hakim sebelumnya soal hasil tes poligraf Ferdy Sambo. Pertanyaan itu juga sempat dilontarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Saudara saksi tadi pertanyaan terakhir Jaksa saudara merasa bahwa saudara di-framing seolah-olah tidak jujur. Setuju kan ya? Soal poligraf tadi," tanya Hakim.

"Masih," jawab Ferdy Sambo.

Hakim lantas bertanya soal jumlah tembakan yang dilepaskan Bharada E ke Brigadir J.

"Kalau memang saudara memang pengen jujur, saya pengen nanya ini, pertanyaan terakhir dari saya, berapa kali Richard menembak?" tanya Hakim.

Baca juga: Dengar Kesaksian Ferdy Sambo Soal Detik-detik Penembakan Brigadir J, Bharada E Menatap Tajam

"Setelah kejadian baru saya tahu, lima kali," kata Ferdy Sambo.

Hakim kemudian menanyakan apakah Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J atau tidak.

"Saya sudah jawab di awal, saya tidak ikut nembak," ujar Ferdy Sambo.

Terdakwa Ferdy Sambo saat diwawancarai di jeda sidang perkara pembunuhan berencana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2022).
Terdakwa Ferdy Sambo saat diwawancarai di jeda sidang perkara pembunuhan berencana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM)

Setelahnya, Hakim membeberkan hasil otopsi jenazah Yosua yang menunjukkan ada tujuh luka tembak masuk dan enam luka tembak keluar.

"Ini hasil pemeriksaan sementara dari otopsi, ini ada tujuh luka tembak masuk pada tubuh dan enam luka tembak keluar, jadi yang pelurunya ke luar. Kalau saudara katakan lima (tembakan dari Bharada E), terus yang dua siapa yang nembak?" tanya Hakim.

"Saya tidak tahu," kata Ferdy Sambo.

Saat ditanya apakah ada orang selain Bharada E yang menembak Brigadir J, Ferdy Sambo kembali menjawab tidak tahu.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved