Pohon Dipasangi Barcode di Depok, Warga : Pernah Lihat Tapi Enggak Tahu Fungsinya

Sementara itu, sejumlah warga yang ditemui TribunJakarta di kawasan Jalan Raya Margonda, mengaku tak paham betul fungsi dari barcode di pohon tersebut

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Acos Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Penampakan Pohon dengan barcode di ruas Jalan Raya Margonda, Pancoran Mas, Kota Depok, Rabu (7/12/2022).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Pemasangan barcode di pohon pada sejumlah ruas jalan di Kota Depok, Jawa Barat, tengah menyita perhatian publik.

Pasalnya, Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) rela mengeluarkan anggaran hingga Rp 40 juta untuk pemasangan barcode pada 1.500 pohon.

Sebelumnya, Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengklaim bahwa biaya tersebut terbilang murah bila dibandingkan dengan manfaat yang dirasakan masyarakat.

"Untuk barcode dan sistemnya itu sekitar Rp 40 juta, dan ini bisa dibilang murah tapi sangat efektif dan bermanfaat untuk masyarakat. Ini untuk sistem semuanya ya, yang sebanyak 1.500 tadi," kata Idris beberapa waktu lalu.

Sementara itu, sejumlah warga yang ditemui TribunJakarta di kawasan Jalan Raya Margonda, mengaku tak paham betul fungsi dari barcode di pohon tersebut.

Baca juga: Habiskan Rp 40 Juta untuk Pasang Barcode di Pohon, Walkot Depok: Murah dan Sangat Bermanfaat

Seperti Lulu, pengendara motor yang setiap hari melewati Jalan Raya Margonda, ia mengatakan pernah melihat pohon berbarcode, namun tak mengetahui fungsinya

"Pernah lihat, sering malahan. Tapi gak tahu fungsinya apa, kalau gak salah barcodenya hijau gitu di pohon," ujar Lulu di kawasan Margonda, Sabtu (10/12/2022).

Senada dengan Lulu, pengendara motor lainnya, Tyo, mengaku tak mengatahui fungsi dari barcode ini.

"Iya lihat mah sering, itu di pohon seberang juga ada. Tapi gak tahu buat apaan," ucapnya.

Baca juga: Mobil Sedot WC Diduga Buang Tinja di Jalan Dekat Rumah Wali Kota Bekasi Non-aktif Rahmat Effendi

Untuk informasi, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, bila di scan, barcode itu akan memberikan informasi mengenai pohon tersebut.

"Isinya sebenarnya lebih kepada mengenalkan nama pohon itu apa, nama ilmiahnya apa, ada unsur edukasinya juga pada masyarakat," ucapnya.

"Kemudian umur pohon berapa, manfaat pohon apa dari sisi oksigen, reduksi karbon. Itu akan ketahuan ya," pungkasnya.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved