Nobar Final Piala Dunia 2022 di Summarecon Mall Serpong Ricuh hingga Saling Pukul

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kelapa Dua Kompol Tedjo menjelaskan, keributan usai nobar Final Piala Dunia 2022 di pusat perbelanjaan SMS ini bukan antar

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos Abdul Qodir
Ist
Nonton bareng alias nobar Final Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Prancis di Kabupaten Tangerang, diwarnai kericuhan dan aksi saling pukul pada Minggu (18/12/2022) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Nonton bareng alias nobar piala dunia laga Argentina vs Prancis di Summarecon Mall Serpong, Kabupaten Tangerang, Minggu (18/12/2022) malam, berlangsung ricuh hingga terjadi aksi saling pukul.

Kejadian tersebut terekam dalam video berdurasi 30 detik yang tersebar di media sosial.

Terlihat jelas, kerumunan orang saling melempar bogem mentah sambil berteriak usai laga Final Piala Dunia 2022.

Informasi yang didapatkan TribunJakarta.com, keributan itu terjadi di Summarecon Mall Serpong (SMS) Kabupaten Tangerang.

Dugaan awal, keributan itu terjadi antara suporter timnas Argentina lawan Prancis.

Yang mana, Argentina memenangkan pertandingan sepak bola kelas dunia itu dengan skor 4-2 dari hasil adu penalti.

Baca juga: Nobar Final Piala Dunia 2022, Ahmed Zaki Ambil Banyak Pelajaran: Kompetisi Tak Buat Perpecahan

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kelapa Dua Kompol Tedjo menjelaskan, keributan usai nobar Final Piala Dunia 2022 di pusat perbelanjaan SMS ini bukan antara suporter Argentina dan Prancis.

Melainkan adanya kesalahpahaman antar pengunjung hingga menyulut emosi.

"Bukan, bukan itu enggak ada ribut, cuma salah paham saja. Awalnya ada orang lagi asyik nonton, ada sekelompok pengunjung yang lain ini, maksa mau lewat," jelas Tedjo saat dikonfirmasi, Senin (19/12/2022).

Menurutnya, kala itu keadaan sangat sempit dan tidak ada celah untuk jalan.

Baca juga: Janjian Via WA, Pelajar SMP Hingga Mahasiswa Terlibat Tawuran di Lubang Buaya

Sementara itu, Center Director SMS, Tommy menambahkan, peristiwa tersebut bukan merupakan bentrok antar suporter.

Tapi kesalahpahaman diantara pengunjung yang sedang menyaksikan acara nonton bareng.

"Itu salah paham sesaat setelah kejadian, petugas keamanan kami yang ada di lapangan langsung bergerak meredakan situasi. Setelah itu, kegiatan nonton bersama kembali kondusif hingga akhir pertandingan," pungkasnya.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved