Akses Jalan Kerja Bakti VII di Makasar yang Longsor Belum Dapat Dilintasi Mobil

Akses Jalan Kerja Bakti VII, Kelurahan/Kecamatan Makasar yang longsor terdampak arus Kali Cipinang pada 4 Oktober 2022 belum berfungsi normal

Penulis: Bima Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ruas Jalan Kerja Bakti VII yang longsor tergerus aliran Kali Cipinang, Makasar, Jakarta Timur, Rabu (5/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Akses Jalan Kerja Bakti VII, Kelurahan/Kecamatan Makasar yang longsor terdampak arus Kali Cipinang pada 4 Oktober 2022 belum berfungsi normal.

Camat Makasar Kamal Alatas mengatakan akses Jalan Kerja Bakti VII belum dapat dilintasi mobil karena proses pembangunan turap dilakukan Sudin Sumber Daya Air (SDA) masih berjalan.

"Masih menunggu perbaikan. Menunggu dari Sudin SDA menyelesaikan pengerjaan turap baru dari Sudin Bina Marga memperbaiki jalan," kata Kamal saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Kamis (5/1/2023).

Hingga kini jajaran Sudin SDA Jakarta Timur masih melakukan pembangunan turap pada bantaran Kali Cipinang di Jalan Kerja Bakti VII sehingga tidak lagi terjadi longsor.

Pembangunan turap Kali Cipinang kini sudah mencapai 95 persen atau memasuki tahap akhir, sehingga diharapkan dalam waktu dekat dapat segera rampung.

Baca juga: Jumat Curhat di Cipinang Melayu, Warga Minta Polisi Tingkatan Patroli pada Malam Tahun Baru

"Untuk kendala (pengerjaan) musim hujan telah terlewati, karena pondasi sudah di-cor. Pekerjaan penurapannya dengan batu kali dan lainnya juga tidak ada masalah. Sedang finishing," ujar Kamal.

Turap yang dibangun ini panjang sekitar 47 meter dan tinggi 11,5 meter guna menahan arus Kali Cipinang, sehingga ketika debit air tinggi tidak terjadi longsor pada bagian bantaran dan jalan.

Sebelumnya, pada Selasa (4/10/2022) sore lalu ruas Jalan Kerja Bakti VII, Kecamatan Makasar longsor akibat bagian tebing yang belum dibuat turap tergerus aliran Kali Cipinang.

Baca juga: Kaleidoskop 2022: Tahun Baru Kelam di Cipinang Melayu, Sekeluarga Dikeroyok dan Dirampok 20 Pemuda

Tidak ada korban dalam kejadian, namun warga harus memindahkan mobilnya ke GOR Makasar karena akses Jalan Kerja Bakti VII yang merupakan akses utama tidak dapat dilintasi.

Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar mengatakan pembangunan turap permanen tersebut dilakukan dengan sistem dua tingkat, sehingga air hujan​ langsung dialirkan di Kali Cipinang.

Selama pengerjaan turap dan perbaikan akses Jalan Kerja Bakti VII yang terdampak longsor, akses kendaraan bermotor warga dialihkan menggunakan rute alternatif lain.

"Ini adalah akses warga gunakan jalan. Jangan sampai gara-gara longsor ada korban. Saya minta pengerjaan dipercepat dan pekerjaan berkualitas sesuai dengan kontrak," ujar Anwar, Jumat (14/10/2022).

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved