Pemulung Culik Anak di Jakarta Pusat
Viral Kasus Penculikan Anak Malika, PSI Minta Pemprov DKI Perbanyak CCTV
Sama seperti saat proses penculikannya, proses ditemukannya Malika dan penangkapan Iwan Suamrno juga terekam CCTV yang terpasang di sekitar lokasi
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Acos Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM - Kasus penculikan yang dialami bocah perempuan bernama Malika Anastasya di Gunung Sahari, Jakarta Pusat, viral sebulan terakhir.
Malika diketahui diculik pemulung bernama Iwan Sumarno alias Jacky dari warung orang tuanya pada 7 Desember 2022.
Detik-detik saat Malika diculik dengan dibawa menggunakan bajaj terekam kamera CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.
Tak ayal peristiwa penculikan Malika viral di media sosial.
Setelahnya, ibu Malika tak berhenti berupaya untuk mencari keberadaan putrinya.
Baca juga: Terekam CCTV Maling Gasak Motor Pegawai Tempat Pengupas Bawang di Kramat Jati, Pelaku Sudah Mantau
Selain melapor ke polisi, dia juga menempelkan foto Malika ke berbagai sudut jalan yang dilewati agar buah hatinya bisa ditemukan.
Nyaris sebulan berselang, upaya dan penantian sang ibu tak sia-sia.
Pada Senin (2/1/2023) malam, Malika ditemukan di kawasan Pasar Cipadu, Ciledug, Kota Tangerang.
Malika ditemukan di dalam gerobak yang ditarik pelaku Iwan Sumarno.
Sama seperti saat proses penculikannya, proses ditemukannya Malika dan penangkapan Iwan Suamrno juga terekam CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.
PSI Minta Pemprov Tambah CCTV
Berkaca dari viralnya kasus Malika, Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo meminta Pemprov DKI Jakarta untuk memperbanyak titik CCTV.
Salah satu tujuannya untuk turut andil dalam pengentasan kriminalitas.
“Kita harus mengupayakan Jakarta jadi kota yang aman dari kriminalitas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/dugaan-penculikan-anak-Malika-Anastasya-6-oleh-pemulung-di-Gunung-Sahari.jpg)