Bus yang Bawa Tim Arema FC Ditimpuki Batu Hingga Kaca Pecah, Panpel Sebut Sudah Jadi Target

Insiden pelemparan batu itu terjadi setelah para pemain Arema FC menuntaskan balik usai melawan PSS Sleman pada pekan ke-20. 

Kolase TribunJakarta
tangkapan layar suasana saat bus Arema FC diserang usai lawan PSS Sleman, Kamis (26/1/2023) 

Yuyud mengatakan bus tersebut sudah diduga sudah diincar oleh sekelompok orang tersebut. 

"Itu kalau cepat-cepat bisa ada yang ketabrak, jadi harus perlahan keluarnya, dan meskipun keluar saat subuh kayaknya masih tetap ditungguin," ujarnya.

Selain itu Yuyud juga memberikan informasi apabila bus yang ditumpangi para pemain dan ofisial Singo Edan tersebut bukanlah milik manajemen Arema FC.

Bus yang ditumpangi skuat Arema FC tersebut merupakan bus yang disediakan panpel PSS Sleman.

Kondisi tersebut membuat Yuyud sangat menyayangkan tindakan beberapa orang yang menyebabkan insiden pelemparan tersebut.

Padahal panitia pelaksana sendiri diketahui mendapatkan bus tersebut dari sebuah Perusahaan Otobus (PO) yang berada di Kabupaten Bantul.

"Ya itu bus bukan milik manajemen Arema, tapi yang kita sediakan sejak awal. Kemarin juga bus tersebut dipakai tim RANS, kita juga sediakan bus itu dari PO yang berada di Bantul, jadi sangat disayangkan sekali. Seperti kita merusak barang milik tetangga atau saudara sendiri," kata Yuyud.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved