Liga 1

Laskar Benteng Viola Minta Polisi Tegas Tindak Suporter Pelempar Batu ke Bus Persis Solo

Ketua Umum LBV, M Soni, meminta kepada Polres Tangerang Selatan untuk tegas dan memberikan hukuman kepada oknum suporter Persita yang melempar batu

Tayang:
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Ribuan suporter Persita Tangerang atau Laskar Benteng Viola memadati tribun penonton di Stadion Benteng Viola, Kelapa Dua, Tangerang, Minggu (25/11/2018). Terkini, beberapa oknum Persita Tangerang terlibat pelamparan batu terhadap bus Persis Solo usai laga kedua tim di Stadion Indo Arena, Tangerang, Sabtu (28/1/2023).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kelompok suporter Persita Tangerang, Laskar Benteng Viola (LBV), mendukung pihak kepolisian untuk memproses hukum para suporter Persita yang melakukan pelemparan batu ke bus official Persis Solo pada Sabtu (28/1/2023) malam.

Ketua Umum LBV, M Soni, meminta kepada Polres Tangerang Selatan untuk tegas dan memberikan hukuman kepada oknum suporter Persita yang melempar batu tersebut.

"Oknum suporter itu harus ditindak dengan tegas. kami mendukung pengusutan tuntas oleh Polres Tangsel," kata Soni, Minggu (29/1/2023).

Selain itu, dirinya mewakili para suporter meminta maaf atas insiden terhadap bus yang ditumpangi para pemain dan official Persis Solo.

Kejadian itu merupakan hal yang memalukan.

Mengingat suporter Persita dan Persis berhubungan sangat baik dan tidak pernah ada masalah.

"Kejadian semalam sangat memalukan buat warga Tangerang. Padahal beberapa pertandingan sebelumnya sudah kondusif," ujar Soni.

Baca juga: Bertambah, Jumlah Oknum Suporter Persita Tangerang Terlibat Pelemparan Batu ke Bus Persis Solo

Menurutnya, LBV sudah menerapkan perilaku damai sejak empat tahun yang lalu.

Seluruh suporter telah diarahkan untuk menjadi pendukung yang baik terhadap siapapun yang bertanding melawan Persita Tangerang.

"Tagline kita jadi suporter damai Indonesia. Kita tidak pernah ada masalah dengan pendukung mana pun, malah berhubungan baik, sering komunikasi dan koordinasi," papar Soni.

Sementara terkait para pelaku yang mengaku sebagai anggota LBV, Soni akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Pasalnya, anggota resmi harus memiliki kartu tanda anggota (KTA).

"Mereka baru mengaku-ngaku. Kalau memang terbukti, akan kita dijatuhi sanki pencabutan anggota dan larangan menonton pertandingan Persita selamanya," tukasnya.

Baca juga: Nasib Persija Didenda Capai Rp 100 Juta, Asisten Doll Disanksi 1 Tahun Buntut Laga Kontra Persib

Persita Tangerang pun sangat menyesalkan dan mengutuk insiden pelemparan batu kepada bus tim Persis Solo dalam perjalanan pulang usai laga pekan ke-21 BRI Liga1 musim 2022/23.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved