Polisi Selidiki Kematian Pria di Cimanggis Depok, Dugaan Sementara Akibat Kecelakaan Tunggal

Polisi masih menyelidiki kasus kematian pria berinisial RI yang jasadnya ditemukan di Jalan Jambore 9 arah TPU Pondok Rangon, Harjamukti, Cimanggis.

Dwi Putra Kesuma/TribunJakarta.com
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Ahmad Fuady, di Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jumat (3/2/2023). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Polisi masih menyelidiki kasus kematian pria berinisial RI yang jasadnya ditemukan di Jalan Jambore 9 arah TPU Pondok Rangon, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, pada Kamis (2/2/2023) kemarin.

Kapolres Metro Depok, Kombes Ahmad Fuady, mengatakan, saat ini penyebab kematian korban diduga karena kecelakaan lalu lintas tunggal yang dialaminya.

"Jadi kita masih melakukan penyelidikan, tetapi informasi awal yang bisa kami terima itu unsur kecelakakan laka lantas," ujar Ahmad Fuady saat dikonfirmasi wartawan di Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jumat (3/2/2023)

"Hanya untuk nanti penyebabnya seperti apa, nanti kita selidiki ya," timpalnya.

Lebih lanjut, Ahmad Fuady mengatakan sudah ada sejumlah saksi yang diperiksa, dan pihaknya pun tengah mencari rekaman kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian.

"Apabila keterangan saksi sudah kita ambil, alat bukti kita sudah dapat CCTV begitu ya, nanti seperti apa baru kita proses apakah laka lantas murni atau ada unsur-unsurĀ  yang lain," ucapnya.

"Tapi sejauh ini ya itu masih unsur kecelakan lalu lintas ya, jadi kalau dari data yang kami terima semntara ini laka tunggal," sambung Ahmad Fuady lagi.

Baca juga: Cekcok dari Kafe hingga Jalan Pulang, 2 Pria Ditemukan Tewas dan Kritis di Cimanggis Depok

Sebelumnya diberitakan, korban ditemukan tergeletak di lokasi kejadian bersama seorang temannya berinisia SU yang dalam kondisi kritis.

Dari informasi yang dihimpun, diduga keduanya baru saja menghabiskan malam di sebuah kafe, dan terlibat cekcok.

Hal tersebut dibenarkan oleh kakak korban RI, yang bernama Ruli. Ia mengatakan bahwa adiknya pergi ke sebuah cafe di daerah Pondok Rangon bersama sejumlah rekannya.

"Tadi sekira pukulĀ  01.00 WIB korban dengan empat orang temannya jadi berlima itu masuk Cafe Meteor yang ada di daerah sekitar Pondok Rangon, mungkin ada minum-minum (minuman keras) hingga terjadi percekcokan dengan pengunjung lain," ujar Ruli dikonfirmasi wartawan, Kamis (2/2/2023) kemarin.

Cekcok tersebut berlanjut hingga korban pergi meninggalkan cafe tersebut.

2 pria terkapar di Cimanggis Depok usai cekcok di kafe.
2 pria terkapar di Cimanggis Depok usai cekcok di kafe. (Istimewa)

"Sampai pulang masih cekcok, pas pulang itu korban dengan temannya yang lain itu diarahkan ngambil jalan lain pulang. Pas pulang dikejar sama satpam sama pengunjung yang cekcok tadi," ungkapnya.

"Infonya selama di perjalanan dipepet-pepet ditendang sampai ya kurang lebih jatuh," timpal Ruli lagi.

Akibat kecelakaan tersebut, Ruli mengatakan almarhum adiknya mengalami luka pada bagian kepala

"Luka dari benda tumpul entah jatuh dari motor kena aspal berbenturan atau kena hantaman benda keras," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved