Apa Itu Praxion? Obat yang Disetop Distribusi Sementara oleh BPOM Terkait Gagal Ginjal Akut

Sempat dikonsumsi pasien gagal ginjal akut, apa itu Praxion? Simak penjelasannya

Istimewa- laman praxionindonesia
Praxion, obat sirup anak yang diproduksi oleh PT Pharos Indonesia. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sempat dikonsumsi pasien gagal ginjal akut, apa itu Praxion?

Kementerian Kesehatan telah mendapatkan laporan kasus baru Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada awal tahun 2023 ini.

Diketahui, temuan kasus baru Gangguan Ginjal Akut ini bermula ketika sang anak mengalami sakit dan beli obat sirup secara mandiri.

Sang anak, diduga membeli obat sirup tanpa resep dokter atau secara mandiri di apotek dengan merk Praxion.

Hingga kemudian, beberapa hari setelah itu pasien mengalami batuk, demam, pilek, dan tidak bisa buang air kecil (Anuria). Pasien dinyatakan meninggal dunia setelah dirujuk ke RSCM pada tanggal 1 Februari 2023.

Baca juga: Obat Praxion Disetop karena Kasus Baru Gagal Ginjal, Pedagang Bingung Sempat Masuk Daftar Aman BPOM

Sempat dikonsumsi oleh pasien gangguan ginjal akut, lantas apa itu Praxion?

Sebagai informasi Praxion merupakan obat sirup anak yang diproduksi oleh PT Pharos Indonesia.

Mengutip laman praxionindonesia.com, obat jenis Praxion memiliki tiga varian yang berbeda, yakni Praxion Suspensi 120 mg/5 ml, Praxion Forte Suspensi 250 mg/5 ml, dan Praxion Suspensi Drops 100 mg/ml.

Praxion Suspensi 120 mg/5 ml, adalah obat demam dan pereda nyeri untuk anak dengan kandungan Paracetamol Micronized 120 mg/5ml.

Unrtuk varian obat yang satu ini, mempunyai kemasan berwarna oranye.

Sedangkan Praxion Forte Suspensi 250 mg/5 ml, adalah obat demam dan pereda nyeri untuk anak dengan kandungan Paracetamol Micronized 250 mg/5ml dengan kemasan berwarna hijau kebiruan.

Sementara Praxion Suspensi Drops 100 mg/ml, adalah obat demam dan pereda nyeri untuk anak dengan kandungan Paracetamol Micronized 100 mg/ml.

Obat ini mempunyai kemasan berwarna hijau.

Mengutip pemberitaan sebelumnya dari Tribunnews.com, kronologi temuan kasus baru gagal ginjal akut berawal saat anak tersebut mengalami demam pada tanggal 25 Januari 2023.

Anak tersebut, kemudian diberikan obat sirup penurun demam yang dibeli di apotek dengan merk Praxion.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved